Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple PHK Massal, Karyawan di 8 Kantor Hilang Pekerjaan
    Insight News

    Apple PHK Massal, Karyawan di 8 Kantor Hilang Pekerjaan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 April 2024Updated:6 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Apple melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atas 614 orang di California. PHK ini adalah jumlah pemecatan terbesar oleh produsen iPhone tersebut sejak pandemi.

    CNBC International menyatakan bahwa karyawan Apple yang terdampak PHK bekerja di 8 kantor yang berbeda di area Santa Clara, negara bagian California.

    Apple telah memberi tahu para pegawai yang terdampak PHK sejak 28 Maret dan pemecatan berlaku mulai 27 Mei.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    PHK massal di Apple cukup mengejutkan karena, bahkan selama pandemi, perusahaan yang berbasis di California tersebut tidak agresif melakukan PHK seperti perusahaan teknologi lainnya.

    Laporan rencana PHK tersebut muncul setelah Apple dikabarkan menghentikan proyek pengembangan mobil listrik otonom, yang disebut sebagai Special Projects Group.

    Dalam keterbukaan yang dirilis Apple, tidak ada satupun karyawan yang terkena PHK bekerja di markas besar Apple di Cupertino. Semua karyawan yang kehilangan pekerjaan berbasis di kantor dan fasilitas kecil yang terpisah-pisah. Menurut CNBC International, kemungkinan besar mereka bekerja di proyek rahasia.

    Pekerjaan para karyawan yang di-PHK Apple termasuk manajer bengkel mesin, insinyur perangkat keras, insinyur dan insinyur desain produk.

    Proyek mobil listrik Apple

    Sebelumnya, Reuters melaporkan keputusan Apple menyetop proyek mobil listrik. Proyek mobil listrik Apple pertama kali diketahui publik pada 2020 dengan nama proyek Titan. Pada waktu itu, Apple disebut berencana merilis mobil listrik pada 2024 atau 2025.

    Namun, proyek Titan disebut menemui banyak kendala. Pada 2019, misalnya, Apple diketahui mengubah total arah pengembangan software mobil yang menyebabkan 190 orang kena PHK.

    Desain mobil konsep Apple juga terus berubah. Tadinya, Apple ingin mengembangkan mobil tanpa sopir. Pada perkembangannya, Apple memilih mengembangkan mobil konvensional dengan driver-assistance.

    Keputusan Apple menghentikan pengembangan mobil listrik, menurut Reuters, berkaitan dengan perubahan drastis dalam potensi bisnis tersebut. Pada 2020, perusahaan di Silicon Valley ramai mengembangkan teknologi terkait mobil listrik.

    Kini, suku bunga yang tinggi membuat sentimen atas mobil listrik berubah. Pergeseran dari mobil bensin ke mobil listrik melambat karena konsumen enggan untuk membeli mobil listrik yang biasanya harganya jauh lebih mahal.

    Dampaknya, produsen-produsen mobil listrik di Amerika Serikat mengurangi produksi bahkan beberapa melakukan PHK.

    Beberapa pabrikan otomotif, termasuk Tesla, mengurangi investasi mereka. Beberapa pabrikan kini lebih fokus ke mobil hibrida (yang memiliki mesin bensin dan listrik), daripada ke mobil yang sepenuhnya ditenagai oleh baterai.

    Di sisi lain, Apple masih tertinggal dari perusahaan teknologi lain soal AI. Google dan Microsoft kini telah merilis fitur AI masing-masing. Bahkan, fitur AI yang dikembangkan Google kini sudah tersedia di smartphone Samsung, merek saingan utama HP produksi Apple yaitu iPhone.



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.