Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple Mendadak Merapat ke Google, Ternyata Ada Kepentingan
    Insight News

    Apple Mendadak Merapat ke Google, Ternyata Ada Kepentingan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Juli 2024Updated:30 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple mendadak ‘mesra’ ke Google. Dalam dokumen penelitian yang dipublikasikan pada awal pekan ini, Apple dikatakan bergantung pada chip rancangan Google untuk melatih teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Hal ini menunjukkan Apple lebih memilih Google ketimbang Nvidia yang dikenal sebagai pemimpin industri chip AI. Nvidia diketahui memproduksi prosesor AI paling canggih di pasaran saat ini.

    Dibandingkan pembuat chip lain seperti Google, Amazon, dan perusahaan komputasi cloud lainnya, Nvidia memimpin pangsa pasar sekitar 80%.

    Dalam dokumen penelitiannya, Apple tak secara eksplisit mengatakan tak menggunakan chip Nvidia sama sekali. Namun, pada deskripsi infrastruktur hardware dan software AI miliknya, tak disebut keterlibatan Nvidia.

    Apple tak segera menanggapi hal ini.

    Produsen iPhone tersebut mengatakan melatih model AI-nya menggunakan dua tensor processing unit (TPU) dari Google yang diatur dalam cluster chip skala besar.

    Untuk membangun model AI yang beroperasi pada iPhone, Apple menggunakan 2.048 chip TPUv5. Lalu untuk server model AI, Apple menggunakan 8.192 prosesor TPUv4, dikutip dari Reuters, Selasa (30/7/2024).

    Nvidia sendiri tidak merancang produk TPU, namun fokus pada graphics processing unit (GPU) yang banyak digunakan pada pengembangan AI.

    Tak seperti Nvidia yang menjual chip dan sistemnya sebagai produk yang berdiri sendiri, Google menjual akses TPU-nya melalui Google Cloud Platform.

    Pengguna yang tertarik membeli akses chip AI-nya harus membangun software di atas Google Cloud Platform.

    Bersamaan dengan ini, Apple juga mulai meluncurkan Apple Intelligence ke pengguna beta mulai pekan ini.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Sambut Kecanggihan GPT-4o, Aplikasi Pembunuh Google





    Next Article



    Apple Balas Dendam, Aplikasi Fortnite Diblokir di iPhone



    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.