Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple Mau Dipecah, Jaksa AS Bilang Demi Kebaikan Bersama
    Insight News

    Apple Mau Dipecah, Jaksa AS Bilang Demi Kebaikan Bersama

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Maret 2024Updated:25 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyeret Apple ke pengadilan. Produsen iPhone tersebut dituduh melakukan praktik monopoli yang merugikan konsumen dan perusahaan lain.

    Asisten Jaksa Agung AS di bidang persaingan usaha, Jonathan Kanter, menyatakan bahwa pemerintah AS menggugat Apple untuk kebaikan bersama.

    Ia menyarankan agar para pemegang saham Apple mendorong manajemen perusahaan untuk bersaing dengan sehat dengan “compete on the mertis” (berkompetisi berdasarkan kemampuan).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Berkompetisi berdasarkan kemampuan baik untuk semuanya. Baik untuk bisnis. Baik untuk konsumen. Baik untuk perekonomian. Ini adalah tujuan dari gugatan ini,” kata Kanter dalam program Squawk Box di CNBC International, dikutip Senin (25/3/2024).

    Departemen Kehakiman melayangkan gugatan atas Apple pada Kamis pekan lalu. Apple dituduh menggunakan taktik anti-persaingan usaha untuk menguasai pasar HP.

    Gugatan tersebut menyatakan bagian besar dari ekosistem Apple didesain agar konsumen tetap membeli iPhone dengan membatasi akses ke fitur yang lebih inovatif yang membuat mereka lebih mudah pindah ke ekosistem produk lain.

    Pemerintah AS juga tidak menutup kemungkinan gugatan ini berujung kepada paksaan agar Apple memecah perusahaannya, seperti yang terjadi kepada Microsoft pada 1990-an.

    Dalam pernyataan resmi, Apple menyatakan gugatan tersebut “mengancam siapa diri kami” dan akan menciptakan “preseden berbahaya.”

    Kepada CNBC International, ahli menyatakan gugatan pemerintah AS atas Apple bakal menghabiskan waktu bertahun-tahun. Apple diperkirakan akan berusaha agar hakim menolak gugatan tersebut sebelum memasuki tahap persidangan.

    Namun dalam waktu dekat, gugatan ini tetap menyimpan risiko untuk Apple dan para pemegang sahamnya. Para pejabat di Apple bisa kehilangan fokus dalam mengelola bisnis karena harus membagi perhatian mereka untuk menghadapi pemerintah di pengadilan.


    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.