Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple Intelligence Resmi di WWDC 2024, Lebih Canggih dari Galaxy AI?
    Insight News

    Apple Intelligence Resmi di WWDC 2024, Lebih Canggih dari Galaxy AI?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Juni 2024Updated:11 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple mengumumkan strategi AI-nya saat WWDC 2024 yang berlangsung Selasa (11/6/2024) dini hari. Serangkaian fitur AI itu dirancang untuk terintegrasi, personal, dan privat bagi pengguna Apple.

    Fitur yang diberi nama Apple Intelligence itu tersedia di iPhone, iPad, dan Mac, dan menggunakan kombinasi model AI generatif yang didukung server pada perangkat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Apple Intelligence bisa dibilang mirip dengan Galaxy AI, yakni bertujuan meningkatkan kemampuan ponsel dengan menanamkan fitur AI. Galaxy AI sendiri memiliki keunggulan di sektor penerjemahan konten, memungkinkan interaksi yang mulus antar orang-orang yang berbahasa asing.

    Sementara itu, Apple Intelligence mencakup prioritas notifikasi yang dipersonalisasi di iPhone, alat penulisan generatif di seluruh aplikasi, pembuatan gambar, dan banyak lagi.

    Apple mengatakan AI generatif garapannya lebih unggul karena dipersonalisasi sesuai kebutuhan setiap pengguna, dengan tetap menjaga privasi.

    Misalnya, saat membaca email, Apple Intelligence dapat melihat email, mencari kontak terkait, dan memberikan arahan serta menemukan file yang relevan.

    Selain itu juga ada Image Generation yang memungkinkan pengguna membuat gambar kartun yang menyerupai kontak di buku alamat, dan mengirimkannya ke teman melalui Pesan atau Messages.

    Apple Intelligence akan kompatibel dengan A17 Pro di iPhone 15 Pro, dan M1 serta Apple Silicon Mac yang lebih baru.

    Perusahaan berbasis di Cupertino, AS itu juga meluncurkan infrastruktur server yang akan menjalankan model yang lebih canggih, yang disebut Private Cloud Compute.

    Apple mengatakan hal ini memungkinkan model AI generatif yang lebih kuat untuk memproses data pengguna, tanpa mengorbankan privasi. Apple mengatakan data pengguna tidak pernah disimpan atau dapat diakses oleh Apple saat menggunakan Private Cloud Compute, demikian dikutip dari 9to5Mac, Selasa (11/6/2024).

    Selain fungsionalitas yang ditawarkan oleh Apple Intelligence, Apple juga bermitra dengan OpenAI untuk menawarkan ChatGPT langsung di dalam sistem operasinya.

    Fitur Apple Intelligence akan ditawarkan secara gratis. Tapi untuk ChatGPT akan berbayar setelah melampaui kuota gratis yang disediakan.




    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.