Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple Diminta Bobol iPhone Menteri, Ini Alasannya
    Insight News

    Apple Diminta Bobol iPhone Menteri, Ini Alasannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 April 2024Updated:2 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Investigator di Direktorat Penegakan Hukum (ED) India memiliki permintaan khusus ke Apple untuk membobol iPhone milik Ketua Menteri Delhi, Arvind Kejriwal.

    Otoritas setempat sudah mengamankan Kejriwal lebih dari sepekan atas kasus dugaan pencucian uang melalui kebijakan minuman keras, dikutip dari Indian Express, Senin (1/4/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Secara ilegal, Kejriwal diduga mengumpulkan dana dari pencucian uang tersebut untuk kampanye Partai Aam Aadmi (AAP) pada periode 2021-2022.

    Saat investigator melakukan penggeledahan, tak ditemukan bukti elektronik yang melawan Kejriwal di komputer dan desktop personalnya. Namun, empat HP miliknya telah disita.

    Saat malam penahanannya pada 21 Maret lalu, ditemukan uang tunai senilai 70.000 rupee atau setara Rp 13 jutaan di kediamannya.

    Kejriwal diketahui telah mematikan iPhone miliknya dan menolak diminta membagikan password ponsel, menurut sumber dalam.

    Ia mengatakan dengan mengakses data di ponselnya, ED akan mengetahui detail strategi pemilu APP, menurut otoritas senior yang terlibat dalam kasus ini.

    ED diketahui telah mengontak Apple secara resmi dan meminta pabrikan tersebut memberikan akses ke iPhone milik Kejriwal. Namun, Apple mengatakan password krusial untuk mengambil data. Hal ini mengindikasikan Apple belum mau memberikan akses tersebut.

    Menurut pengakuan Kejriwal, iPhone miliknya baru digunakan sekitar satu tahun. HP yang digunakan ketika kebijakan minuman keras diajukan pada 2020-2021 tak lagi ia miliki saat ini.

    Kejriwal diinterogasi selama 5 jam setiap harinya. ED meminta untuk melakukan pemanjangan penahanan selama 4 hari.




    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.