Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aplikasi Temu Sudah Masuk RI, Menkominfo Janji Blokir Secepatnya
    Insight News

    Aplikasi Temu Sudah Masuk RI, Menkominfo Janji Blokir Secepatnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Oktober 2024Updated:7 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Aie Setiadi memastikan aplikasi Temu akan segera diblokir secepatnya. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi dan UKM soal aplikasi tersebut.

    Aplikasi Temu jadi pembicaraan karena konsepnya yang menjual barang dari pabrik langsung ke konsumen. Jadi akan membuat harga jualnya lebih murah dari platform e-commerce lainnya.

    Temu diketahui telah tersedia baik di Playstore dan App Store. Budi memastikan akan segera memblokirnya.

    “Ya pasti dong, kalau sudah dilarang pasti diblokir. Masa diblokir tanpa dilarang,” kata Budi Arie ditemui beberapa waktu lalu.

    Menurut Budi, Temu juga belum mengajukan sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Pendaftaran ini wajib dilakukan platform dari badan publik dan pihak swasta, sebelum digunakan.

    “Belum ngajuin PSE,” ungkapnya.

    Budi menjelaskan platform dari luar negeri, termasuk Temu, jangan sampai menghancurkan UMKM dalam negeri. Kominfo, menurutnya, ikut andil melindungi UMKM yang ada.

    “Kami dari Kominfo sangat berkepentingan untuk turut menjaga nasib UMKM kita. Karena di situ ada tenaga kerja kan,” jelasnya.

    Ditemui dalam kesempatan terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM Temmy Setya Permana menjelaskan produk yang dijual dan konsep berjualan Temu bakal merusak pasar dalam negeri. Bakal ada banyak pihak yang terdampak, mulai dari UMKM hingga industri nasional.

    “Karena kita melihat bahwa memang potensi Temu sangat luar biasa. Jangankan yang kecil-kecil ya (UMKM), yang besar saja pabrikan agak-agak ngeri-ngeri sedap nih kalau sampai betul-betul bisa direct (langsung dari pabrik ke konsumen),” ucap dia.

    “Saya sempat lihat aplikasinya, saya lihat barang-barangnya. Wow ini berpotensi untuk bisa menjadi perusak pasar nih. Kalau saya lihat sih ya,” sambungnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Inovasi AI Bantu Bank Perluas Penyaluran Kredit, Dijamin Aman?





    Next Article



    Ngeri Aplikasi China Masuk RI, Anak Buah Teten Bilang UMKM Pasti Mati



    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.