Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aplikasi Sertifikat Bodong Ancam HP Samsung-LG-Mediatek
    Insight News

    Aplikasi Sertifikat Bodong Ancam HP Samsung-LG-Mediatek

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Desember 2022Updated:7 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah laporan menyebutkan adanya kebocoran pada sertifikat sejumlah OEM Android. Ini membuat smartphone seperti Samsung hingga LG dan juga MediaTek terancam terkena malware.

    Lukasz Siewierski, karyawan Google dan pengembang malware, menjelaskan kejadian tersebut bisa digunakan untuk memasukkan malware pada smartphone.

    Kabar baiknya, para vendor telah menyadari masalah tersebut dan membereskan. Tim Keamanan Android menjelaskan OEM (Original Equipment Manufacturer) telah melakukan tindakan mitigasi setelah laporan diterima.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Pengguna akhir akan dilindungi oleh mitigasi pengguna yang diterapkan mitra OEM. Google menerapkan deteksi luas untuk malware Build Test Suite yang memindai citra sistem. Google Play Protect juga mendeteksi malware,” kata tim, dikutip dari Android Central, Senin (5/12/2022).

    “Tidak ada indikasi malware ada atau pernah di Google Play Store. Seperti biasa, kami menyarankan pengguna memastikan menjalankan Android versi terbaru”.

    Kepada Android Police, Samsung menjelaskan update telah dikeluarkan sejak 2016 dan tidak ada insiden dari potensi tersebut. “Belum ada insiden keamanan yang diketahui soal potensi kerentanan ini,” kata raksasa teknologi Korea Selatan itu.

    Sebagai informasi, sertifikasi digunakan untuk melakukan validasi perusahaan untuk digunakan dalam Android. Sertifikat dijalankan dengan id pengguna dengan hak istimewa tinggi dan memegang izin sistem termasuk mengakses data pengguna.

    Android Central mencatat aplikasi yang menggunakan sertifikat bisa memperoleh izin tanpa input pengguna. Sayangnya metode ini bisa jadi masalah saat aktor jahat menyamarkan aplikasi.

    Aplikasi dengan sistem izin luas biasanya bisa melihat atau melakukan sejumlah tindakan pada ponsel. Sementara aplikasi lain tak bisa melakukannya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus di HP Android & iPhone

    (npb)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.