Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aplikasi Pengganti WhatsApp Tiba-tiba Mau Jadi Google
    Insight News

    Aplikasi Pengganti WhatsApp Tiba-tiba Mau Jadi Google

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Agustus 2024Updated:2 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Telegram selama ini digadang-gadang sebagai pesaing kuat layanan pesan singkat WhatsApp. Namun, Telegram mulai bertransformasi menjadi aplikasi yang lebih multifungsi.

    Bahkan, Telegram juga mulai mengambil peran Google Play Store dengan menambahkan fitur Mini App Store untuk aplikasi native.

    Menurut Telegram, lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan (MAU) di platformnya berinteraksi dengan mini aplikasi di dalam layanan pesan singkat.

    Aplikasi-aplikasi itu termasuk game, generator AI, dan tool yang menambah pengalaman di Telegram secara keseluruhan. Sisanya sekitar 450 juta pengguna belum menjajaki add-ons di dalam aplikasi (in-app).

    Untuk menggenjot lebih banyak orang menikmati pengalaman maksimal di Telegram, platform menambahkan Mini App Store. Fungsinya untuk memudahkan pengguna mengakses berbagai aplikasi dan tool lain di dalam Telegram.

    Tab ‘App’ akan muncul berdampungan dengan tab ‘Chats’ dan ‘Channel’. Tab itu akan memunculkan aplikasi-aplikasi populer yang bisa langsung ditambahkan ke Telegram.

    Browser pada Telegram juga mendapat pembaruan. Pengguna tak perlu repot menutup browser setelah pemakaian. Pengguna bisa meminimalisir tampilan browser dan menyimpan progress mereka untuk diakses kembali nantinya.

    Dengan begitu, pengguna akan lebih mudah membuka link sembari melanjutkan perbincangan dengan teman dan keluarga di Telegram.

    Hal ini lebih praktis ketimbang pengguna harus mengakses Chrome atau browser lainnya secara terpisah setiap kali hendak membuka link yang dibagikan lawan bicara.

    Pembaruan pada Telegram ini mulai diluncurkan secara bertahap pada pekan ini ke seluruh pengguna. Perombakan ini juga bisa dinikmati oleh pengguna secara gratis tanpa harus berlangganan premium.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Sambut Kecanggihan GPT-4o, Aplikasi Pembunuh Google





    Next Article



    Cara Lihat Status WhatsApp Orang Lain Tanpa Ketahuan, Mudah!



    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.