Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Anwar Ibrahim Tiba-Tiba Ngamuk, Sebut Instagram Biadab
    Insight News

    Anwar Ibrahim Tiba-Tiba Ngamuk, Sebut Instagram Biadab

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Agustus 2024Updated:2 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim tiba-tiba mengkritik kebijakan raksasa media sosial Instagram. Penyebabnya anak perusahaan Meta itu menghapus ucapan duka cita Anwar terkait kematian pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh.

    Kritikan Anwar itu diunggah dalam salah satu postingan di akun X resminya. Anwar mengatakan aksi menurunkan konten itu sebagai tindakan yang biadab dan menghina perjuangan Palestina.

    “Meta sekali lagi bertindak biadab dan menghina perjuangan rakyat Palestina dengan menurunkan video dan ucapan duka cita dan kritikan pada pembunuhan Almarhum Ismail Haniyeh,” jelasnya dikutip Jumat (2/8/2024).

    Anwar juga mengatakan tidak masuk akal menyebut ucapan bela sungkawa yang diunggahnya disebut sebagai berbahaya. Meta dimintanya untuk tidak menjadi corong bagi Israel.

    Ucapan duka cita itu disampaikan melalui Instagram. Dalam unggahan di akun X, Anwar menyertakan beberapa tangkapan layar terkait penghapusan konten milik Anwar oleh platform berbagi konten foto dan video itu.

    Salah satu tangkapan layar menampilkan alasan penghapusan video milik Anwar. Menurut Instagram alasan perusahaan menurunkan video itu karena Anwar membagikan terkait orang dan organisasi yang disebut platform berbahaya.

    Postingan Anwar juga disebut telah melanggar Community Standard, yakni terkait individual dan organisasi berbahaya.

    “Sepertinya Anda membagikan atau mengirim simbol, pujian atau dari orang dan organisasi yang kami definisikan berbahaya atau mengikuti mereka,” tulis Instagram.

    “Ini bertentangan dengan Community Standard kami mengenai individu dan organisasi berbahaya,” imbuh platform tersebut.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Bersama Dana Indonesia, Kilau Investasi Emas Digital Makin “Seksi”





    Next Article



    Video: Fitur Baru Instagram Bisa Lacak Lokasi Orang Lain



    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.