Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Amazon PHK Lagi, 2023 Sudah Pangkas 27.000 Pegawai
    Insight News

    Amazon PHK Lagi, 2023 Sudah Pangkas 27.000 Pegawai

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Amazon berencana kembali melakukan PHK sebanyak 9.000 karyawan. Kebijakan ini menyusul pemangkasan 18.000 pegawai perusahaan pada Januari lalu.

    Rencana itu diungkapkan oleh CEO Andy Jassy. Dalam memo kepada staf, dia mengatakan PHK akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan.

    Fase kedua proses perencanaan tahunan perusahaan akan selesai bulan ini. Namun di sisi lain, Jassy mengatakan Amazon masih akan melakukan perekrutan pada sejumlah area strategis.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Beberapa orang mungkin bertanya mengapa kami tidak mengumumkan pengurangan peran seperti yang kami umumkan beberapa bulan lalu. Jawaban singkatnya adalah tidak semua tim selesai dengan analisis mereka pada akhir musim gugur,” kata Jassy, dikutip dari Huffpost, Selasa (21/3/2023).

    “Dan daripada terburu-buru dengan penilaian tanpa ketekunan yang tepat, kami memilih membagikan keputusan ini karena telah membuatnya jadi orang-orang bisa mendapatkan informasi secepat mungkin”.

    Untuk putaran PHK kali ini akan berdampak pada area yang selama ini menguntungkan bagi perusahaan. Termasuk unit cloud computing AWS serta bisnis periklanan perusahaan.

    Selain itu PHK juga akan terjadi pada platform gaming Twitch dan organisasi PXT Amazon. Nama yang disebut terakhir bertugas menangani sumber daya manusia dan fungsi lainnya.

    Amazon juga melakukan beberapa pemangkasan operasional pada perusahaannya. Misalnya menghentikan pembangunan gedung kantor pusat di Virginia Utara pada awal bulan ini.

    Amazon termasuk salah satu perusahaan teknologi yang merekrut berlebihan saat pandemi Covid-19. Perusahaan memperkerjakan peran seperti pekerja gudang dan beberapa peran di perusahaan menjadi lebih 1,6 juta orang hanya dalam waktu dua tahun.

    Namun ternyata permintaan melambat sejalan dengan kasus pandemi yang mulai melandai. Pada akhirnya Amazon mulai menghentikan atau membatalkan rencana perluasan gudang pada tahun lalu, serta memastikan tidak mengeluarkan uang yang tidak perlu.



    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.