Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan TikTok Shop Pilih Tokopedia Buat Buka Lagi di RI
    Insight News

    Alasan TikTok Shop Pilih Tokopedia Buat Buka Lagi di RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Desember 2023Updated:13 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – TikTok Shop hari ini, Selasa (12/12/2023), kembali buka setelah tutup sekitar 2 bulan. Dikabarkan sebelumnya mereka melakukan pendekatan dengan beberapa e-commerce yang ada di Indonesia agar bisa kembali menjalankan bisnisnya.

    Namun, akhirnya perusahaan asal China itu berlabuh di Tokopedia. TikTok Shop menggandeng Tokopedia dengan mengendalikan 75,01% saham perusahaan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengenai dipilihnya Tokopedia, pihak TikTok akhirnya buka suara. Direktur Eksekutif E-Commerce TikTok Indonesia Stephanie Susilo mengatakan, pihaknya dan Tokopedia punya visi dan misi yang sama. 

    “Karena kami punya visi dan misi yang sama untuk menjunjung tinggi bisnis lokal, UMKM lokal, dan kreator-kreator di Indonesia,” ujarnya saat ditemui usai konferensi pers peluncuran kampanye ‘Beli Lokal’ Tokopedia-TikTok di Harbolnas 12.12, Selasa (12/12/2023).

    Ketika ditanya lebih lanjut tentang alasan seberapa meyakinkan hingga akhirnya berlabuh ke Tokopedia, Stephanie mengatakan “ke depannya kita akan terus kerjasama dengan Tokopedia, nanti akan kami update jika sudah ada informasi lebih lanjut”.

    Ditemui dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, pemerintah akan memberikan masa percobaan selama 3-4 bulan untuk penggabungan TikTok Shop dengan Tokopedia.

    “Teknologi kan tidak mudah. Kita lihat perkembangannya agar disempurnakan. Nanti pada saatnya kita akan menilai,” tuturnya.

    Zulkfli mengatakan tujuan utama pemerintah adalah para pedagang bisa mulai kembali berjualan dengan lancar di platform e-commerce, usai penggabungan TikTok Shop dan Tokopedia.

    “Mudah-mudahan yang pemerintah lakukan dapat membangun ekosistem e-commerce ini bagi UMKM dan masyarakat kita,” kata dia.


    Artikel Selanjutnya


    Jokowi: Ada Aplikasi Tahu Data Belanja 123 Juta Warga RI

    (fab/fab)


    Hitech for better life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.