Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan Smartfren Masih Fokus Bangun BTS di Pulau Jawa
    Insight News

    Alasan Smartfren Masih Fokus Bangun BTS di Pulau Jawa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 November 2023Updated:25 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Smartfren menambah sekitar 3.000-an BTS selama enam bulan pertama tahun 2023. Kebanyakan pembangunan berada di Pulau Jawa mencapai lebih dari 2.000 unit.

    Dalam paparan publik, pada akhir 2022 jumlah BTS mencapai 43 ribu unit. Sementara pertengahan 2023 lalu mencapai 46 ribu BTS.

    Pembangunan di luar Jawa yakni Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi mencapai lebih dari 500 BTS. Semua BTS Smartfren merupakan 4G.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    President Director Smartfren, Merza Fachys menjelaskan wilayah yang dibangun BTS berdasarkan riset yang dilakukan pihaknya. Jadi tidak akan dibangun di banyak tempat sekaligus.

    “Pola pengembangan atau penambahan BTS itu betul-betul efisien memanfaatkan kebutuhan capex kita untuk menuju area-area yang menurut kita harus bangun,” kata Merza dalam Konferensi Pers Paparan Publik, Jumat (24/11/2023).

    Beberapa area yang menjadi fokus karena kebutuhan kapasitas di suatu area. Di sana, penggunaan data naik sangat pesat jadi harus menambah unit BTS di sana.

    Selain itu juga karena adanya potensi baru di suatu wilayah. Jadi BTS akan ditempatkan pada daerah-daerah tersebut.

    “Jadi betul-betul kita arahkan investasi kita ke tempat-tempat yang menyebabkan pertumbuhan perusahaan,” ujarnya.

    Menjawab pertanyaan banyaknya pembangunan di Pulau Jawa, Merza mengatakan juga karena hasil tinjauan tadi.

    “Kalau jatuhnya di Jawa, result-nya tadi,” ungkap dia.

    Untuk tahun depan, Merza mengatakan masih bergantung pada belanja modal. Diperkirakan akan sama seperti yang dibangun tahun ini.

    “Kurang lebih sama, kita dengan belanja modal Rp 1,5-2 triliun mudah-mudahan bisa mengembangkan 2.000 BTS. Syukur-syukur bisa 3.000,” jelas dia.


    Artikel Selanjutnya


    XL Buka Suara Soal Isu Merger dengan Smartfren

    (npb/npb)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.