Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan Shopee Indonesia Akhirnya PHK Karyawan
    Insight News

    Alasan Shopee Indonesia Akhirnya PHK Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 September 2022Updated:19 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badai PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) di sektor startup ternyata belum usai. Kini giliran Shopee Indonesia memangkas jumlah karyawannya. PHK ini disebut sebagai langkah efisiensi yang dilakukan perusahaan.

    Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira menjelaskan bahwa dengan berat hati, Shopee Indonesia harus melepas sejumlah karyawannya.

    Menurut informasi yang CNBC Indonesia dapatkan, ada sekitar 3% karyawan yang dirumahkan di Shopee Indonesia dari total 6.232 orang karyawan. Keputusan ini merupakan langkah terakhir yang harus ditempuh, setelah melakukan penyesuaian melalui beberapa perubahan kebijakan bisnis.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    PHK karyawan Shopee Indonesia bukan menjadi kabar yang mengejutkan, sebab secara global Shopee sudah melakukan PHK di berbagai negara.

    Gonjang-ganjing soal PHK Shopee secara global sudah mulai berhembus sejak Juni tahun ini, di mana Shopee dilaporkan akan melakukan PHK skala besar di beberapa pasar utama, termasuk Indonesia.

    Kabar ini seiring dengan badai PHK yang tengah dihadapi dunia startup secara global. Perusahaan e-commerce milik Sea Group itu memilih PHK dengan tujuan merasionalisasi bisnis e-commerce-nya, demikian dilaporkan oleh Deal Street Asia dan Tech in Asia, berdasarkan pernyataan beberapa sumber, dikutip Senin (19/9/2022).

    Kebijakan PHK Shopee, menurut Deal Street Asia, berdampak kepada karyawan di beberapa pasar Asia Tenggara perusahaan termasuk Indonesia, Thailand dan Vietnam. Perusahaan dikatakan telah mengirim email kepada nama-nama karyawan yang terkena PHK.

    Saat dihubungi pada Juni lalu, Shopee Indonesia mengaku bahwa langkah penyesuaian bisnis Shopee global tidak melibatkan operasional di dalam negeri.

    “Langkah penyesuaian yang diambil pada segmen dan pasar tertentu, dipastikan tidak melibatkan Shopee Indonesia,” kata Handhika Jahja, Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, dalam keterangan resminya.

    Dia bahkan menyatakan Shopee Indonesia menunjukkan performa yang baik. Indonesia juga tetap jadi pasar prioritas dan akan terus mengembangkan bisnis perusahaan.

    Handhika juga menyampaikan ada lebih dari 20 ribu karyawan yang tersebar dalam berbagai bisnis Shopee, ShopeePay dan ShopeeFood. Perusahaan juga masih aktif merekrut talenta-talenta digital di dalam negeri lewat program yang telah disiapkan.

    “Di Indonesia, Shopee mempekerjakan lebih dari 20.000 karyawan dalam berbagai lini bisnis seperti Shopee, ShopeePay, dan ShopeeFood dan lebih dari 50% bergabung sejak dimulainya pandemi COVID-19. Kami juga terus merekrut talenta-talenta terbaik untuk mengembangkan tim kami.” jelasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ini Biang Kerok yang Buat Harta Bos Induk Shopee Raib Rp250 T

    (roy/roy)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.