Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan Luar Angkasa Tetap Dingin Walau Matahari Sangat Panas
    Insight News

    Alasan Luar Angkasa Tetap Dingin Walau Matahari Sangat Panas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 April 2024Updated:29 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Matahari diketahui sebagai bintang raksasa dengan suhu yang sangat panas. Pusat tata surya itu memiliki suhu inti 15 juta derajat Celcius, permukaan 5.500 derajat Celcius, dan atmosfer luas mencapai 3,5 juta derajat Celcius.

    Sebaliknya antariksa merupakan tempat yang sangat dingin. Suhunya jauh di bawah 0 derajat, mencapai -270,45 derajat Celcius.

    Inilah yang menimbulkan pertanyaan kenapa luar angkasa tetap dingin saat suhu Matahari luar biasa panasnya?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Terkait perbedaan ini, IFL Science mengatakan Matahari tak membuat planet-planet di sekitarnya panas. Namun panas yang dirasakan berasal dari radiasi yang dipancarkan dengan gelombang Matahari, dikutip Jumat (26/4/2024).

    Gelombang itu akan berinteraksi dengan partikel di Bumi. Partikel yang sama tak banyak ditemukan di luar angkasa sehingga tidak banyak materi yang dipanaskan lewat radiasi.

    Namun, ini bukan berarti kita bisa mengirimkan pesawat untuk terbang mendekati Matahari. Objek yang mendekati Matahari tetap akan menghadapi panasnya Matahari.

    Misalnya Parker Solar Probe NASA pernah terbang mendekati Matahari. Pesawat itu berhasil menembus hingga bagian korona.

    Namun Parker Solar Probe berhadapan dengan suhu yang luar biasa, yakni mencapai 1.400 derajat Celcius.

    IFL Science menjelaskan materi akan langsung memanas saat menghalangi radiasi Matahari. Ini alasa kita juga tidak bisa langsung mengirimkan pesawat sedekat mungkin ke Matahari.




    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.