Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan Elon Musk Mau Larang Karyawan Bawa iPhone ke Kantor
    Insight News

    Alasan Elon Musk Mau Larang Karyawan Bawa iPhone ke Kantor

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juni 2024Updated:13 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Tesla, Elon Musk akan melarang karyawannya membawa perangkat Apple ke kantor. Kebijakan diambil Musk setelah perusahaan produsen iPhone itu mengumumkan kemitraan untuk mengintegrasikan OpenAI ke sistem operasinya.

    Musk menulis di X bahwa menambahkan teknologi OpenAI ke dalam sistem Apple merupakan pelanggaran keamanan yang tidak dapat diterima.

    Dia menambahkan bahwa semua karyawan di perusahaan miliknya termasuk SpaceX, harus memeriksa perangkat Apple mereka di depan pintu. Lalu kemudian perangkat dari Apple milik karyawan akan disimpan dalam Faraday cage atau tameng Faraday, sebuah ruang tertutup yang terbuat dari bahan-bahan penghantar listrik.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ancaman Musk untuk melarang perangkat Apple di tempat kerjanya, yang mempekerjakan lebih dari 100.000 pekerja di Tesla, SpaceX, dan X, terjadi di tengah perselisihan hukum antara CEO Tesla dan OpenAI, demikian dikutip dari CBSNews, Kamis (13/6/2024).

    Pada Maret, Musk menggugat OpenAI dan CEO-nya, Sam Altman, dengan tuduhan bahwa perusahaan kecerdasan buatan tersebut telah melanggar pernyataan misi aslinya dan hanya mengutamakan keuntungan daripada memberi manfaat bagi umat manusia.

    Pengumuman Apple tentang kemitraannya dengan OpenAI menekankan bahwa data pribadi pengguna akan tetap bersifat pribadi, bahkan ketika pembuat iPhone mengintegrasikan AI ke dalam sistem operasi termasuk iOS 18 dan macOS Sequoia.

    Raksasa teknologi itu mengatakan tidak akan mengumpulkan data pengguna atau mencari data pribadi yang tersimpan di perangkat mereka saat mereka menggunakan sistem AI.

    Namun Musk menyatakan skeptis bahwa data pribadi pengguna Apple akan tetap bersifat pribadi.

    “Sangat tidak masuk akal bahwa Apple tidak cukup pintar untuk membuat AI mereka sendiri, namun mampu memastikan bahwa OpenAI akan melindungi keamanan dan privasi Anda!” ujar Musk di X.

    “Apple tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi setelah mereka menyerahkan data Anda ke OpenAI. Mereka menjual datanya begitu saja,” imbuh dia.

    Musk diketahui merupakan salah satu pendiri OpenAI pada 2015. Namun ia mengundurkan diri dari dewan direksi pada 2018.

    Kini, ia berupaya membangun perusahaan AI saingan OpenAI yang bernama xAI. Perusahaan milik Elon Musk merekrut peneliti dari OpenAI dan perusahaan teknologi terkemuka lainnya dengan misi untuk “secara maksimal bermanfaat bagi seluruh umat manusia.”




    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.