Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan Boeing Rontok Terungkap, Bodi Pesawat Diinjak-injak Sampai Rata
    Insight News

    Alasan Boeing Rontok Terungkap, Bodi Pesawat Diinjak-injak Sampai Rata

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 April 2024Updated:21 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) menyelidiki klaim dari seorang pelapor Boeing, bahwa perusahaan tersebut mengabaikan masalah keselamatan dan kualitas dalam produksi jet 787 dan 777 milik perusahaan.

    Produsen pesawat tersebut sedang bergulat dengan krisis keselamatan besar-besaran yang merusak reputasinya, menyusul ledakan panel udara pesawat 737 MAX pada 5 Januari 2024.

    Mengutip dari laporan Reuters, perusahaan ini mengalami perombakan manajemen, para regulator AS juga membatasi produksi pesawat dan pengirimannya turun setengah pada bulan Maret.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tuduhan yang dilayangkan insinyur Boeing, Sam Salehpour, berasal dari pengerjaan jet berbadan lebar 787 dan 777 milik perusahaan tersebut. Dia mengatakan dia menghadapi tindakan pembalasan, seperti ancaman dan pengecualian dari pertemuan setelah dia mengidentifikasi masalah teknis yang mempengaruhi integritas struktural jet, dan mengklaim Boeing menggunakan jalan pintas untuk mengurangi hambatan selama perakitan 787.

    Boeing menghentikan pengiriman jet berbadan lebar 787 selama lebih dari setahun hingga Agustus 2022 karena FAA menyelidiki masalah kualitas dan kelemahan produksi.

    Pada tahun 2021, Boeing mengatakan beberapa pesawat 787 memiliki shim yang ukurannya tidak sesuai dan beberapa pesawat memiliki area yang tidak memenuhi spesifikasi kerataan kulit. Shim adalah sepotong bahan tipis yang digunakan untuk mengisi celah kecil pada produk manufaktur.

    Dalam sebuah pernyataan, Boeing mengatakan, pihaknya percaya pada 787 Dreamliner dan menambahkan bahwa klaim tersebut tidak akurat dan tidak mewakili upaya komprehensif yang telah dilakukan Boeing untuk menjamin kualitas dan keselamatan pesawat dalam jangka panjang.

    Salehpour mengungkapkan jalan pintas yang digunakan Boeing untuk mengurangi hambatan selama proses perakitan 787 yang memberikan tekanan berlebihan pada sambungan-sambungan utama pesawat, dan puing-puing pengeboran di antara sambungan utama pada lebih dari 1.000 pesawat.

    Dia melihat masalah ketidakselarasan dalam produksi jet berbadan lebar 777 yang diperbaiki dengan “paksa.”

    “Saya benar-benar melihat orang-orang melompat di atas potongan-potongan pesawat agar sejajar,” katanya.

    Saham Boeing ditutup turun hampir 2% pada US$178,12 pada Selasa setelah FAA mengkonfirmasi penyelidikan tersebut, yang pertama kali dilaporkan oleh New York Times.

    Society of Professional Engineering Employees in Aerospace (SPEEA) mengatakan Salehpour merupakan anggota yang bekerja di pabrik Boeing di Everett, Washington. Serikat pekerja teknik mengatakan mereka tidak dapat mengomentari kekhawatiran khusus Salehpour.


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.