Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ahli Geologi Jelaskan Alasan Emas Muncul saat Gempa Bumi
    Insight News

    Ahli Geologi Jelaskan Alasan Emas Muncul saat Gempa Bumi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 September 2024Updated:6 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pada dasarnya, gempa bumi merupakan fenomena alam yang menyebabkan kerusakan. Namun ternyata alam menyajikan bongkahan emas yang sangat berharga.

    Proses alamiah ini baru dipahami para ilmuwan setelah bertahun-tahun fenomena ini membuat mereka penasaran.

    Sebab, emas seharusnya tersebar merata di dalam batuan. Belakangan baru diketahui ternyata gempa bumi menjadi kunci pembentukan konsentrasi emas yang sangat tinggi ini.

    Ahli geologi menjelaskan, emas secara alami terbentuk dalam kuarsa mineral paling melimpah kedua di kerak bumi setelah feldspar.

    Tetapi tidak seperti jenis emas lainnya, yang ditemukan dalam kuarsa sering kali berkelompok menjadi bongkahan emas raksasa.

    Mereka mengapung di tengah-tengah vena kuarsa, retakan pada batuan kaya kuarsa yang secara berkala dipompa penuh cairan hidrotermal dari dalam kerak.

    “Emas terbentuk di kuarsa sepanjang waktu,” ujar Chris Voisey, ahli geologi di Universitas Monash Australia dan penulis utama studi baru yang diterbitkan di jurnal Nature Geoscience.

    “Yang aneh adalah pembentukan bongkahan emas yang sangat, sangat besar. Kami tidak tahu bagaimana itu terjadi, bagaimana Anda bisa mendapatkan sejumlah besar emas untuk dimineralisasi di satu tempat kecil yang tersembunyi,” kata dia, dikutip dari Live Science, Jumat (6/9/2024).

    Bongkahan emas dari gempa bumi sangat berharga dan mewakili hingga 75% dari semua emas yang pernah ditambang.

    Dua petunjuk terpisah membantu Voisey dan rekan-rekannya memecahkan misteri bongkahan emas ini. Pertama, bongkahan emas terbesar terdapat pada endapan emas orogenik, yang merupakan endapan yang terbentuk selama gempa bumi.

    Kedua, bahwa kuarsa adalah mineral piezoelektrik, yang berarti ia menciptakan muatan listriknya sendiri sebagai respons terhadap tekanan geologis, seperti tekanan yang dihasilkan oleh gempa bumi.

    Para peneliti mensimulasikan efek gempa bumi pada kristal kuarsa di laboratorium. Mereka menenggelamkan kristal dalam cairan yang mengandung emas dan mereplikasi gelombang seismik untuk menghasilkan muatan piezoelektrik.

    Percobaan tersebut menegaskan bahwa di bawah tekanan geologis, kuarsa dapat menghasilkan tegangan yang cukup besar untuk mengendapkan emas dari larutan.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Bersama Dana Indonesia, Kilau Investasi Emas Digital Makin “Seksi”


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.