Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Sub-varian BA.2, Infeksi Covid-19 Asia 100 Juta Kasus
    Insight News

    Ada Sub-varian BA.2, Infeksi Covid-19 Asia 100 Juta Kasus

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Maret 2022Updated:30 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus Covid-19 telah melewati 100 juta pada hari Rabu (30/3/2022). Ini berdasarkan laporan Reuters, di mana Asia juga mencatat kebangkitan kasus karena dominasi sub-varian omicron BA.2.

    Reuters melaporkan Asia melaporkan lebih dari 1 juta kasus Covid-19 per dua hari. Asia juga telah menyumbang 21% dari semua kasus Covid-19, dikutip Rabu (30/3/2022).

    Sub-varian BA.2 mendorong angka kasus ke level tertinggi dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini terjadi pada Korea Selatan, China, dan Vietnam.

    Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melaporkan BA.2 mewakili hampir 86% dari semua kasus berurutan.

    Korea Selatan memimpin dalam jumlah rata-rata harian kasus yang dilaporkan. Reuters melaporkan ini mencapai satu dari empat infeksi yang ada secara global, dengan kematian mencapai lebih dari 300 kasus perharinya.

    China berusaha juga menjinakkan wabah terburuknya sejak pandemi dimulai. Shanghai juga mengalami peningkatan kasus BA.2 dan melakukan lockdown.

    China melaporkan lebih dari 45 ribu kasus baru sejak awal tahun ini. Angka tersebut lebih tinggi dari yang dilaporkan tahun 2021.

    Para ahli juga skeptis dengan kebijakan lockdown beberapa negara. “Jelas dari Australia dan tempat lain di dunia bahwa lockdown sama sekali tidak efektif pada omicron, jadi diperkirakan gelombang besar akan datang,” jelas ahli biostatistik University of South Australia, Adrian Esterman.

    Sementara itu India menyumbang 43 juta kasus atau lebih dari total tiga negara paling parah berikutnya Jepang, Korea Selatan dan Vietnam. Negara itu juga melaporkan kurang dari 2.000 kasus perhari dalam 11 hari terakhir dibanding saat puncaknya di bulan Januari dengan 300 ribuan perhari.

    Subvarian BA.2 juga dianggap kurang efektif dibanding pendahulunya. Sementara penelitian menunjukkan omicron bisa menginfeksi kembali orang yang telah didiagnosis Covid-19 dengan varian yang berbeda.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.