Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Salju di Mars, Ini Penampakannya!
    Insight News

    Ada Salju di Mars, Ini Penampakannya!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Januari 2023Updated:2 Januari 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Saat musim dingin, permukaan Planet Mars dipenuhi dengan salju berbentuk kubus, es, dan embun beku. Bentuknya tidak seperti salju yang ada di Bumi, di mana tidak ada salju yang melayang layak di Pegunungan Rocky.

    Selain itu sebagian besar jatuh di area yang sangat datar. Melihat orbit Mars, dibutuhkan lebih banyak waktu untuk mencapai musim dingin selama satu tahun Mars, atau setara dengan dengan dua tahun Bumi.

    Puncak musim dingin ini terjadi di kutub Mars, di mana suhunya mencapai minus 190 derajat Fahrenheit (minus 123 derajat Celcius).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut para ilmuwan NASA, salju di Mars datang dalam dua jenis yakni es air dan karbon dioksida, atau es kering. Karena udara Mars sangat tipis dan suhunya sangat dingin, air es salju menyublim, atau menjadi gas bahkan sebelum menyentuh tanah.

    “Cukup jatuh sehingga Anda bisa berseluncur salju di atasnya,” kata Sylvain Piqueux, seorang ilmuwan Mars di Jet Propulsion Laboratory NASA di California Selatan yang penelitiannya mencakup berbagai fenomena musim dingin.

    “Namun, jika Anda ingin bermain ski, Anda harus pergi ke kawah atau tebing, di mana salju dapat menumpuk di permukaan yang miring.” imbuhnya, dikutip dari laman resmi NASA, Senin (2/1/2023).

    Salju hanya terjadi di bagian terdingin Mars yaitu di kutub, di bawah awan, dan di malam hari. Kamera di pesawat ruang angkasa yang mengorbit tidak dapat melihat menembus awan itu, dan misi yang ada di luar angkasa tidak dapat bertahan dalam cuaca yang sangat dingin. Akibatnya, tidak ada gambar hujan salju yang pernah terekam. Tetapi para ilmuwan tahu itu terjadi, berkat beberapa instrumen sains khusus.




    Foto: NASA
    Penampakan musim salju di Mars

    Mars Reconnaissance Orbiter NASA dapat mengintip melalui tutupan awan menggunakan instrumen Mars Climate Sounder, yang mendeteksi cahaya dalam panjang gelombang yang tidak terlihat oleh mata manusia.

    Kemampuan itu memungkinkan para ilmuwan untuk mendeteksi salju karbon dioksida yang jatuh ke tanah. Pada tahun 2008, NASA mengirim pendarat Phoenix dalam jarak 1.000 mil (sekitar 1.600 kilometer) dari kutub utara Mars, di mana ia menggunakan instrumen laser untuk mendeteksi air-es salju yang jatuh ke permukaan.

    Karena molekul air saling berikatan saat membeku, kepingan salju di Bumi memiliki enam sisi. Prinsip yang sama berlaku untuk semua kristal: Cara atom mengatur dirinya sendiri menentukan bentuk kristal. Dalam kasus karbon dioksida, molekul dalam es kering selalu berkaitan dalam bentuk segi empat saat membeku.

    “Karena es karbon dioksida memiliki segi empat, kami tahu kepingan salju es kering akan berbentuk kubus,” kata Piqueux. “Berkat Mars Climate Sounder, kami dapat mengetahui bahwa kepingan salju ini akan lebih kecil dari lebar rambut manusia.”

    Air dan karbon dioksida masing-masing dapat membentuk embun beku di Mars, dan kedua jenis embun beku tersebut muncul jauh lebih luas di planet ini daripada salju.

    [Dexpert.co.id]

    (tib)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.