Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Roket Menabrak Bulan, Belum Ada yang Mengaku Bersalah
    Insight News

    Ada Roket Menabrak Bulan, Belum Ada yang Mengaku Bersalah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pada Maret tahun lalu, tabrakan roket menyebabkan terbentuknya dua kawah besar di bulan. Lokasinya berada di sisi gelap Bulan dengan masing-masing berdiameter 18 meter dan 16 meter.

    Adanya kawah ganda itu disebut NASA akibat badan roket memiliki massa yang besar di tiap ujungnya. Sejauh ini, menurut laporan, belum ada tabrakan yang mampu menghasilkan kawah ganda.

    Meski begitu, baik NASA dan astronom lain belum bisa memastikan roket yang menabrak Bulan berasal dari negara atau perusahaan lain.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Biasanya roket bekas memiliki massa yang terkonsentrasi di ujung motor: sisa tahap roket khususnya terdiri dari tangki bahan bakar kosong,” kata profesor di School of Earth and Space Exploration di Arizona State University NASA, Mark Robinson dikutip Zdnet, Minggu (9/7/2023). “Karena asal usul badan roket belum diketahui pasti, sifat kawah ganda mungkin menunjukkan identitasnya.”

    New York Times melaporkan adanya spekulasi terkait roket mana yang menabrak Bulan. Menurut perkiraan adalah tahap kedua dari SpaceX Falcon 9.

    Roket itu diluncurkan pada 2015 atas nama National Oceanic and Atmospheric Administration untuk proyek DSCOVR Deep Space Climate Observatory.

    Pengembang software astronomi Project Pluto, Bill Gray menemukan roket pertama kali pada Januari lalu. Berdasarkan hasil pelacakan nya saat mendekati Bulan, dia mengatakan itu adalah bagian Falcon 9.

    Namun, insinyur NASA mengatakan lintasan peluncuran tidak sesuai dengan orbit roket.



    Artikel Selanjutnya


    Teleskop NASA Pantau 3 Galaksi yang Akan Tabrakan

    (fab/fab)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.