Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Kiamat di Mana-mana, Waktu Kehancuran Bumi Makin Dekat?
    Insight News

    Ada Kiamat di Mana-mana, Waktu Kehancuran Bumi Makin Dekat?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Juli 2023Updated:15 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Bumi disebut memasuki Zaman Antropesen. Era ini disebut saat keadaan geologi Bumi sudah dipengaruhi oleh manusia.

    Untuk pembuktian era tersebut, kelompok kerja antropesen internasional (AWG) mengkaji sebuah dana kecil di daerah pinggiran Toronto, Kanada. Kelompok tersebut terdiri atas ahli geologi dan ilmuwan sejarah.

    Menurut para ilmuwan, aktivitas dan intervensi manusia sudah harus dipertimbangkan dalam perubahan planet. Ternyata keadaan tersebut juga sudah terjadi sejak tahun 1950-an.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kita dapat melihat bahwa manusia pada dasarnya telah menciptakan planet Bumi baru di luar biosfer,” kata Jürgen Renn, anggota ilmiah di Max Planck Institute for the History of Science.

    “Jika kita benar-benar ingin memahami sistem Bumi, yang diperhatikan bukan cuma hidrosfer, atmosfer, dan biosfer, tetapi juga teknosfer manusia,” katanya.

    Kelompok kerja itu juga telah berusaha menemukan titik dimulainya era ekologis selama tiga tahun terakhir. Mereka menguji tanda Antropesen dengan menilai dan memilih 12 lokasi potensial, termasuk semenanjung Antartika, Teluk Beppu di Jepang, Gua Ernesto di Italia, Karang Flinders di Australia, dan Danau Crawford di Kanada.

    Mereka mencari tanda buatan manusia, seperti radionuklida buatan, partikel pembakaran, neobiota atau organisme buatan, polutan organik. Semua tanda tersebut ternyata mengarah pada perubahan planet yang disebabkan manusia.

    Misalnya Danau Crawford yang disebut memiliki bukti paling banyak soal perubahan dan aktivitas manusia dari waktu ke waktu. Danau itu memiliki kedalaman 24 meter, jadi materi yang tenggelam ke bagian dasar bisa terawetkan dengan baik.

    Para peneliti juga mengamati bukti pada perubahan geologis yang cepat akibat bahan bakar fosil, pupuk nitrogen, dan spesies baru. Hasilnya merujuk bahwa era Antropesen telah dimulai sejak 1950-an lalu.

    Namun tak mudah menyebut saat ini Bumi telah masuk ke era Antropesen. Sebab deklarsi bisa memicu aksi politik untuk membatasi dampak kemanusiaan di Bumi.

    “Pengaruh manusia tak bisa dihindarkan, dan kita semua akan pindah ke zaman baru. Dampak manusia bersifat dinamins, bisa menciptakan kebaikan atau keburukan,” kata ketua AWG Colin Waters, dari University of Leicester.


    Artikel Selanjutnya


    Sisa Umur Matahari Diungkap, Kiamat di Bumi Akan Sengeri Ini

    (npb/npb)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.