Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Kembaran BI Checking, Utang Pinjol Jadi Susah atau Mudah?
    Insight News

    Ada Kembaran BI Checking, Utang Pinjol Jadi Susah atau Mudah?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Mei 2023Updated:15 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) mengumumkan memiliki sistem credit scoring yang menyerupai BI checking. Bernama innovative briliant scoring, sistem tersebut akan mengukur kemampuan peminjam untuk membayar pinjamannya di masa depan.

    Hal ini dijelaskan oleh Wakil Sekertaris Jendral II Aftech Firlie Ganinduto. Dia menuturkan hingga saat ini credit scoring hanya berasal dari data Sistem Layanan Informasi (SLIK) saja.

    “Selama ini kan kredit scoring cuma dari SLIK data aja. Makanya kami introduce namanya innovative briliant scoring,” kata Firlie saat Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2023, Rabu (10/5/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dengan sistem tersebut, mereka dapat menarik big data dari beberapa hal mulai dari e-commerce, pembayaran telekomunikasi, hingga media sosial. Cara tersebut dalam rangka melihat profil calon nasabah apakah mampu membayar hutangnya atau tidak.

    Belum ada kejelasan apakah mekanisme baru ini dapat mempersulit debitur meminjam uang. Namun akan mengurangi kredit macet karena indikator yang dilihat makin detil untuk mengukur kemampuan peminjam.

    Dalam kesempatan yang sama, Firlie juga menjelaskan Aftech memiliki aplikasi super atau super app di dunia keuangan. Aplikasi tersebut bakal bisa menggabungkan sejumlah industri seperti bank, asuransi, hingga investasi.

    Aftech juga melirik penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), seperti pada chatbot buatan OpenAI bernama ChatGPT. Teknologi AI dinilai dapat mengubah situasi pasar yang ada di sektor keuangan saat ini.



    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.