Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Kabar Data Indihome Bocor, Telkom Beberkan Bukti ke Bursa
    Insight News

    Ada Kabar Data Indihome Bocor, Telkom Beberkan Bukti ke Bursa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Agustus 2022Updated:24 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Telkom tetap meyakini tidak ada kebocoran data pelanggan Indihome. Ini terkait informasi beberapa waktu lalu yang tersebar dan menyatakan data 26 juta pengguna bocor.

    “Berdasarkan penelusuran dan investigasi menyeluruh yang telah dilakukan oleh tim Telkom, kami meyakini dan memastikan bahwa tidak terdapat kebocoran data pelanggan sebagaimana yang diberitakan dalam media masa, sehingga berita mengenai kebocoran data adalah tidak benar,” kata VP Investor Relation Telkom, Andi Setiawan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, dikutip Rabu (24/8/2022).

    “Data yang beredar diduga merupakan data fabrikasi yang mengandung nomor IndiHome yang tidak valid. Selain itu tidak ada sistem di Telkom yang menyimpan riwayat pencarian (browsing history) dan data pribadi pelanggan secara berdampingan.”


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia mengatakan seluruh data pengguna disimpan dalam sebuah sistem keamanan siber terintegrasi dan dikelola sesuai dengan aturan serta perundang-undangan yang berlaku. Ini dilakukan karena Telkom sebagai perusahaan terbuka yang dual listing dan memenuhi etika bisnis, compliance dan tata kelola perusahaan sesuai peraturan perundangan.

    Telkom juga melakukan peningkatan pengalaman data dan menjadikannya prioritas utama. Dengan begitu bisa menjaga kepercayaan dan meningkatkan kenyamanan pelanggan.

    “Perseroan terus berupaya meningkatkan pengamanan data pelanggan dan menjadikan hal ini sebagai prioritas utama demi menjaga kepercayaan dan meningkatkan kenyamanan pelanggan. Keseluruhan data pelanggan disimpan dalam sistem IT Perseroan dengan keamanan siber yang terintegrasi dan dikelola berdasarkan aturan yang berlaku,” tulis Andi.

    Sebelumnya dilaporkan data 26 juta browsing history bersama dengan nama dan NIK telah bocor. Pengamat keamanan siber Teguh Aprianto mengatakan tahun 2020 lalu meminta pihak Indihome mematikan tracker yang mencuri riwayat pencarian.

    Namun akhirnya data bocor dan dibagikan gratis. “Tahun 2020 kemarin kita berhasil menekan @IndiHome untuk mematikan tracker milik mereka yang selama ini digunakan untuk mencuri browsing history milik pelanggan,” kata Teguh.

    “Sekarang 26 juta browsing history yang dicuri itu bocor dan dibagikan gratis. Ternyata berikut dengan nama dan NIK”.


    Artikel Selanjutnya


    Kabar Gembira! STB IndiHome TV Bisa Akses Disney+ Hotstar


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.