Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Bakteri Mutan di Stasiun Luar Angkasa, Astronaut Terancam
    Insight News

    Ada Bakteri Mutan di Stasiun Luar Angkasa, Astronaut Terancam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 April 2024Updated:25 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Peneliti menemukan bakteri yang telah bermutasi di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Bakteri yang telah bermutasi ini berpotensi mengancam hidup manusia di antariksa.

    Bakteri dibawa ke stasiun luar angkasa oleh astronaut. Salah satunya adalah Enterobacter bugandensis, spesies bakteri yang oportunis, yaitu menyebabkan penyakit di tubuh yang sudah terinfeksi penyakit lainnya atau lemah imun. 

    Enterobacter bugandensis yang ditemukan di ISS ternyata berevolusi lebih cepat sehingga sangat berbeda dengan spesies yang sama yang ditemukan di Bumi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu, Enterobacter bugandensis terkenal punya daya tahan yang kuat melawan obat sehingga beberapa jenis antibiotik sudah tidak mempan membunuhnya.

    Oleh karena itu, ahli merasa penting untuk melakukan penelitian atas perilaku dan perubahannya di orbit.

    Peneliti menemukan lima jenis bakteri ini di ISS pada 2018. Sebuah laporan lain menyatakan ada 13 jenis bakteri yang sama di ISS.

    Hasil uji genetika menunjukkan bahwa jenis bakteri yang berkembang di ISS telah bermutasi sehingga memiliki susunan dan fungsi yang berbeda dibanding dengan “saudara”-nya di Bumi.

    “Kami mengidentifikasi sejumlah gen yang hanya ada di organisme terkait ISS, tapi tidak di Bumi,” kata laporan dalam jurnal Microbiome seperti dikutip oleh IFLScience.

    Tujuan memahami evolusi bakteri di luar angkasa adalah melindungi kesehatan astronaut yang berpotensi terekspos di ISS. Dengan mengidentifikasi gen yang bermutasi di lingkungan gravitasi rendah, peneliti bisa mengetahui kelemahan utama bakteri tersebut.

    “Gen ini berpotensi menjadi target utama untuk terapi perawatan mikroorganisme yang membawa wabah,” kata penelitian yang sama.




    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.