Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ada 13 Penyebab Utama Perceraian, No.1 Bukan Selingkuh
    Inspiring You

    Ada 13 Penyebab Utama Perceraian, No.1 Bukan Selingkuh

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 Agustus 2023Updated:23 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menjalani sebuah hubungan memang tak semudah dibayangkan. Ada pasang surut yang terjadi hingga membuat hubungan terasa tidak harmonis dan berujung perceraian.

    Sebuah studi mengungkap penyebab utama perceraian bukan karena adanya perselingkuhan atau orang ketiga. Alasan paling umum perceraian adalah kurangnya dukungan dari keluarga. Namun, ada alasan lain mengapa hubungan berakhir, tergantung pada seberapa lama pasangan tersebut telah menikah.

    Lantas, apa saja konflik terbesar yang dihadapi oleh pasangan bercerai? Berikut daftarnya berdasarkan hasil survei Forbes Advisor.

    1. Kurangnya dukungan dari keluarga (43 persen)


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    2. Perselingkuhan atau hubungan di luar pernikahan (34 persen)

    3. Ketidakcocokan (31 persen)

    4. Kurangnya kedekatan (31 persen)

    5. Terlalu banyak konflik atau pertengkaran (31 persen)

    6. Stres keuangan (24 persen)

    7. Kurangnya komitmen (23 persen)

    8. Perbedaan dalam pendekatan sebagai orang tua (20 persen)

    9. Menikah terlalu muda (10 persen)

    10. Nilai atau moral yang bertentangan (6 persen)

    11. Penyalahgunaan zat (3 persen)

    12. Kekerasan dalam rumah tangga secara fisik dan/atau emosional (3 persen)

    13. Gaya hidup yang berbeda (1 persen)

    Secara total, sebanyak 43 persen perceraian dipicu oleh dukungan dari keluarga yang kurang. Sementara itu, 34 persen perceraian disebabkan oleh perselingkungan alias hubungan lain di luar pernikahan.

    Forbes melaporkan, salah satu pemicu gagalnya pernikahan adalah tujuan dari pernikahan yang tidak tercapai. Sebagian besar pasangan umumnya menikah karena persahabatan, keamanan finansial, kenyamanan, asuransi kesehatan, alasan hukum, atau keinginan untuk memulai sebuah keluarga.

    Pasangan yang menikah karena tekanan masyarakat atau keluarga kemungkinan besar bercerai karena perselingkuhan. Sementara, pasangan yang merasa tertekan untuk masuk ke dalam komitmen cenderung tidak mampu mempertahankan pernikahannya.

    Lalu, pasangan yang menikah untuk formalitas dan memenuhi keinginan lingkungan sekitar cenderung bercerai karena kurangnya keintiman.

     


    Artikel Selanjutnya


    Bukan Selingkuh, Ini Penyebab Utama Perceraian Menurut Studi

    (hsy/hsy)


    Never Give Up Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.