Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mobnas Vietnam Ekspansi ke AS, Bikin Pabrik Mobil Rp 28 T
    Insight News

    Mobnas Vietnam Ekspansi ke AS, Bikin Pabrik Mobil Rp 28 T

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Maret 2022Updated:30 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Produsen mobil asal Vietnam, VinFast, telah menandatangani kesepakatan awal menginvestasikan US$ 2 miliar atau sekitar Rp 28 triliun untuk membangun pabrik di North Carolina, Amerika Serikat.

    Pabrik tersebut dibuat untuk produksi bus listrik, kendaraan sport (SUV) dan juga baterai EV.

    Unit konglomerat terbesar Vietnam Vingroup, mengatakan pihaknya berencana untuk memiliki total investasi sebesar US$ 4 miliar di kompleks pabrik pertama di AS.

    Konstruksi awal akan dimulai tahun ini segera setelah perusahaan mendapatkan izin. Pembangunan pabrik ini diharapkan selesai pada Juli 2024.

    Adapun kapasitas awal pabrik akan menjadi 150.000 unit per tahun.

    “Dengan fasilitas manufaktur tepat di pasar AS, VinFast dapat menstabilkan harga dan mempersingkat waktu pengiriman produk, membuat EV kami lebih mudah diakses oleh pelanggan,” kata Nguyen Thi Thu Thuy, wakil ketua Vingroup dan CEO VinFast Global, dikutip dari Reuters, Rabu (30/3/2022).

    VinFast mengaku telah menerima pra-pemesanan secara global untuk dua SUV listrik. Kendaraan yang dipesan ditargetkan akan mulai dikirimkan pada kuartal keempat 2022.

    Presiden AS Joe Biden mengatakan investasi VinFast, akan menciptakan lebih dari 7.000 pekerjaan baru.

    “Ini adalah contoh terbaru dari strategi ekonomi saya,” ujar Biden.

    Sementara itu, perusahaan otomotif seperti GM, Ford baru-baru ini kembali berinvestasi di Amerika lagi dan menciptakan lapangan kerja.

    Biden sendiri memiliki tujuan ambisius di tahun 2030 mendatang, setengah dari penjualan mobil baru sudah berupa kendaraan listrik.

    Ini akan menjadi pabrik mobil pertama di Carolina Utara dan merupakan pengumuman pembangunan ekonomi terbesar dalam sejarah negara bagian itu.

    VinFast mengatakan harga SUV sport VF8-nya akan mulai dijual dengan harga US$ 41 ribu atau sektiar Rp 588 juta di Amerika Serikat. Sebagai perbandingan, SUV Tesla dijual dengan harga sekitar US$ 63 ribu, jelas harga dari VinFast jauh lebih murah. VinFast menargetkan penjualan kendaraan listrik global 42.000 tahun ini.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.