Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Anak Muda RI Lebih Kenal Kripto Ketimbang IPO, Salah Siapa?
    Insight News

    Anak Muda RI Lebih Kenal Kripto Ketimbang IPO, Salah Siapa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Maret 2022Updated:22 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penduduk dunia termasuk Indonesia sedang dilanda booming cryptocurrency. Saking boomingnya ada beberapa anak muda tanah air yang lebih mengenal uang kripto ketimbang instrumen keuangan tradisional.

    Hal ini dikisahkan Founder dan CEO UpBanx Wafa Taftazani dalam CNBC Indonesia Economic Outlook 2022 di Jakarta, Selasa (23/3/2022) ketika berbicara tentang inovasi digital mulai dari Web 3.0, Metaverse, blockchain hingga non fungible token (NFT).

    Ketika itu, Wafa bertemu dengan seseorang berusia 17 tahun dari luar Pulau Jawa. Dia mengetahui tentang penerbitan koin digital atau initial coin offering (ICO) dan uang kripto tetapi tak mengetahui tentang penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

    “Saya pernah ketemu anak usia 17 tahun, dia tahu ICO, dia tahu kripto tetapi ketika saya cerita salah satu teman saya mau IPO, dia bertanya apa itu IPO,” terang Wafa.

    Wafa mengartikan fenomena ini sebagai tanpa disadari adanya generasi muda yang merangkul fintech melalui Web 3.0 tanpa disadari sistem keuangan tradisional.

    “Ini dampaknya akan sangat besar, karena mereka akan sangat mudah mengakses ke pendanaan, mudah untuk berbisnis, karena dia tinggal buat NFT dan jual di Metaverse dan bisa mendapatkan uang,” terangnya.

    Informasi saja, Web 3.0 merupakan fenomena pertukaran konten yang terjadi secara universal dan tidak satu otoritas yang mengawasi. Semua berbasis dengan blockchain yang mencatat semua transaksi dan keamanannya tidak bisa dibobol hacker.

    Adapun NFT merupakan aset digital yang kepemilikannya dicatat di blockchain. Bentuknya bisa berupa foto, catatan rumah sakit, catatan kependudukan hingga catatan keuangan.

    Sementara Metaverse menggabungkan semua konsep Web 3.0 hingga NFT dalam lingkungan virtual. Untuk mengakses dunia virtual ini biasanya dibutuhkan perangkat khusus augmented reality dan virtual reality.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.