Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kominfo Matikan Jaringan, Bagaimana Nasib Jaringan 2G?
    Insight News

    Kominfo Matikan Jaringan, Bagaimana Nasib Jaringan 2G?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Maret 2022Updated:17 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia mulai menghentikan jaringan 3G. Namun apakah 2G juga bernasib sama?

    Sejauh ini wacana penghentian hanya berlaku bagi 3G saja. Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional Masyarakat Telematika (Mastel), Sigit Puspito menjelaskan untuk 2G di dalam negeri pemerataan dan ekspansi cukup lama.

    Termasuk layanan SMS dikenalkan saat 2G mulai hadir. Hal tersebut berbeda dengan jaringan 3G di Indonesia, yang menurutnya hanya sebentar saja.

    “2G di Indonesia pemerataan dan ekspansi lama. 2G cukup dini. Ada istilah HP sejuta umat di 2G, masyarakat kenal SMS di 2G. Merata dibandingkan 3G sebentar,” ujarnya dalam acara Digitalisasi Masih Butuh 3G?, Rabu (16/3/2022).

    Sigit Puspito menjelaskan antara generasi kedua dan ketiga jaraknya 10 tahun mulainya. Namun penurunannya lebih cepat generasi ketiga dan popularitasnya tidak setinggi 2G.

    Penurunan popularitas 3G ini dikarenakan hadirnya 4G. Namun dia tidak menutup kemungkinan 2G juga akan dimatikan di masa depan.

    Sigit juga menjelaskan ada sejumlah negara yang mulai menghapuskan 3G. Namun juga ada beberapa negara seperti di Asia Pasifik memilih mematikan 2G lebih dulu.

    “Di Asia Pasifik maupun Eropa sudah mematikan 2G lebih banyak 3G. Mematikan 3G juga relatif banyak di beberapa negara,” kata Sigit.

    Sementara itu Anggota Komisi Komunikasi dan Edukasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BKPN), Heru Sutadi mengatakan mematikan layanan 3G sudah harus dilakukan. Salah satunya layanan data yang digunakan tergantikan oleh 4G dan 5G.

    Termasuk juga teknologi baru seperti Metaverse atau penggunaan AR yang membutuhkan jaringan lebih cepat.

    Heru mengingatkan pada saat 3G dihentikan, konsumen harus diberikan sejumlah informasi. Selain itu, kesiapan infrastruktur internet cepat juga harus dilakukan.

    “Shutdown 3G wilayah itu enggak ada jaringannya atau malah adanya 2G. Upgrade teknologi jaringan 4G siap dan 5G ada. Misalnya ketika dilakukan shutdown senang, akses internet ada,” kata Heru.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.