Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Smartfren Ungkap Sumber Uang Baru Opsel di RI
    Insight News

    Bos Smartfren Ungkap Sumber Uang Baru Opsel di RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Desember 2024Updated:20 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Digitalisasi yang berkembang juga masuk ke dalam industri telekomunikasi. Sektor itu diperkirakan bisa meningkatkan industri secara keseluruhan.

    Ditanya soal outlook industri telko 2025, Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys, mengatakan telekomunikasi tidak lagi berbicara soal bisnis besaran data internet saja. Namun juga sudah terkait bisnis digital, dan diperkirakan akan terus naik.

    “Jadi kembali lagi bahwa kalau kita bicara telekomunikasi, kita harus definisikan dulu. Karena orang sekarang, kementeriannya aja udah ngomong digital. Nah, di mana telekomunikasi ini berada? Kalau telekomunikasi kita bicarakan adalah ini, hanya ngomong gigabyte, ini pasti kita akan bicarakan hanya bicara bisnis gigabyte. Pasti nggak akan tinggi-tinggi amat,” kata Merza dalam Paparan Publik Kinerja Perusahaan, di Jakarta, Jumat (20/12/2024).

    “Tapi kalau kita bicara digital pasti naik. Pasti akan tumbuh,” ucapnya menambahkan.

    Menurutnya tren itu sama seperti penggunaan voice yang mengalami penurunan terus-menerus. Di saat bersamaan data yang bisa mengerek pendapatan operator.

    Sekarang kenaikan bisa terjadi dari beberapa hal. Selain digital juga berasal dari teknologi baru seperti Artificial Intelligence hingga big data.

    “Mulai bisnis digital, AI, big data, itu sekarang jadi income-income yang baru,” kata Merza.

    Sejak minggu lalu, Smartfren dan XL Axiata mengumumkan merger dan bergabung menjadi XL Smart. Prosesnya akan terus berlanjut hingga tahun depan.

    Ketiga produk XL, Axis, dan Smartfren tetap dipertahankan meski perusahaan sudah menjadi satu. Merza menjelaskan soal segmentasi semua produk kemungkinan akan diatur ulang ke depannya.

    “Ya tentu nanti kalau udah bicara merger akan diatur ulang. Segmentasinya akan diatur ulang. Mungkin kalau lihat sekarang dua produk XL kan beda. Kayak gitu,” jelasnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kemenperin Buka Suara Soal Isu Launching IPhone 16





    Next Article



    XL dan Smartfren Umumkan Merger Rp 104 Triliun



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.