Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Luhut Risau Nasib Manusia 10 Tahun Lagi, Ada Apa?
    Insight News

    Luhut Risau Nasib Manusia 10 Tahun Lagi, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Desember 2024Updated:2 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku waswas dengan nasib manusia 10 tahun ke depan. Pasalnya teknologi seperti robot dan kecerdasan buatan (AI) dikhawatirkan bakal lebih cerdas dari manusia.

    Mulanya ia mengatakan risau mengenai AI karena menonton film ’60 Minutes’ di Amerika Serikat (AS). Di film itu ditunjukkan bagaimana mereka membuat robot yang bisa berbicara dengan robot lain dan memprogram dirinya sendiri.

    “Yang saya risau teman-teman sekalian adalah AI. Artificial Intelligence ini saya nonton film kemarin 60 Minutes, program di Amerika, itu bagaimana mereka bikin robot, robotnya sekarang bisa bicara sama robot lain dan memprogram dirinya dia. Ditanya di situ, bagaimana kelihatan 10 tahun lagi ke depan bisa lebih cerdas dari manusia. Tidak ada yang bisa menjawab,” ujar Luhut dalam acara Transformasi Tata Kelola dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi, Senin (2/12/2024)

    “Tapi kalau sekarang benar dia bisa melakukan ini, apa yang terjadi ya nanti misalnya kementerian keuangan, pajak itu semua akan robotik,” imbuhnya.

    Ia juga sempat diundang ke Bali, di mana ada quantum gathering. Saat itu Luhut mengaku berbicara dengan quantum computing, serta membahas mengenai teori yang akan jauh lebih cepat dari apa yang ada sekarang dan dapat memecahkan banyak masalah.

    Jadi saat ini, sambungnya, kita sedang melihat satu sisi transformasi teknologi yang kalau tidak hati-hati kita bisa ketinggalan di belakang dan akan kalah efisien.

    “Namun Indonesia juga dengan keadaan semua yang tidak bagus kita punya modal besar yang kuat, kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi kita masih bisa di 5,2 persen dan kita kalau terus baik begini masih bisa mungkin 5,3 ke depan,” pungkasnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Peran Teknologi Robotik & AI Dukung Industri 4.0 Indonesia

    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.