Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Makin Tertekan, Kasusnya Meluas ke Negara Ini
    Insight News

    Google Makin Tertekan, Kasusnya Meluas ke Negara Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 November 2024Updated:30 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Google tertimpa masalah bertubi-tubi. Di Amerika Serikat (AS), Google tengah menghadapi gugatan hukum dari Departemen Kehakiman (DOJ) atas dugaan monopoli pada layanan mesin pencari dan bisnis iklan digital.

    Sementara itu, di Eropa, Google juga diselidiki Komisi Eropa atas kasus monopoli. Kini, kasus Google meluas dan menular ke India. 

    Badan pengawas persaingan usaha India memerintahkan penyelidikan terhadap Google atas permainan uang riil di platformnya. Penyelidikan tersebut terjadi setelah adanya keluhan dari platform permainan online WinZO yang menyebut Google diskriminatif.

    Langkah ini menambah masalah regulasi yang harus dihadapi Google di India, di mana Google telah dijatuhi setidaknya dua hukuman sebelumnya karena menyalahgunakan posisi dominan di pasar sistem operasi Android.

    Google tidak segera menanggapi permintaan komentar yang diajukan.

    WinZO, yang menawarkan permainan uang asli, pertama kali mendekati Komisi Persaingan India (CCI) pada 2022, setelah perubahan dalam kebijakan aplikasi game perusahaan AS terus mengecualikan WinZO dari Google Play Store, bahkan ketika mereka menerima beberapa pesaingnya.

    Kebijakan Google yang diperbarui mengizinkan permainan uang asli untuk olahraga fantasi dan remi, tetapi WinZO ditolak karena juga menawarkan permainan dalam kategori lain yang tidak diterima Google, seperti permainan karambol, teka-teki, dan balap mobil India.

    “Dengan memberikan perlakuan istimewa pada kategori aplikasi tertentu, Google secara efektif menciptakan pasar dua tingkat di mana beberapa pengembang diberikan akses dan visibilitas yang lebih tinggi sementara yang lain didiskriminasi dan dengan demikian, dibiarkan dengan kerugian kompetitif,” demikian salinan perintah CCI, dikutip dari Reuters, Jumat (29/11/2024).

    Seorang pejabat CCI mengatakan, penyelidikan kepada Google diharapkan bisa selesai dalam waktu 60 hari.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Peran Teknologi Robotik & AI Dukung Industri 4.0 Indonesia




    Next Article



    Internet Bakal Berubah Total, Google Terancam Pecah



    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.