Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Bapak Segala Bom, Senjata Canggih Rusia Serang Ukraina
    Insight News

    Ini Bapak Segala Bom, Senjata Canggih Rusia Serang Ukraina

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Maret 2022Updated:1 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Rusia dikabarkan menggunakan bom vakum atau senjata termobarik atau yang disebut sebagai father of all bomb (Bapak segala bom) yang diarahkan ke Ukraina. Bom ini disebut bisa menghasilkan gelombang ledakan dengan durasi jauh lebih lama dan mematikan.

    ABC menuliskan senjata ini memiliki berbagai macam ukuran, mulai dari granat berpeluncur roket untuk jarak dekat dan versi besar dengan pesawat. Laman tersebut juga menambahkan bahan peledak akan menghasilkan gelombang kejut mematikan dan menyedot udara dari paru-paru yang berada di dekatnya, dikutip Selasa (1/3/2022).

    Menurut ABC terdapat dua bahan peledak terpisah. Pertama akan meledak dan membuat bahan bakar menyebar di awan yang bercampur dengan oksigen di udara. Awan tersebut mengalir ke sekitar obyek dan dalam struktur.

    Sementara muatan kedua meledakkan awan dan akan menciptakan gelombang ledakan besar. ABC menambahkan bom ini efektif di area terbuka dan ruang terbatas seperti bunker, gua dan area perkotaan. Untuk Ukraina nampaknya mungkin terjadi kota-kota di seluruh negara tersebut.

    Informasi penggunaan bom ini disampaikan beberapa pihak termasuk Amnesty International dan Human Rights Watch. Amnesty International juga menuding senjata tersebut digunakan untuk menyerang sebuah preschool di Ukraina Timur Laut, tempat masyarakat sipil.

    Amnesty International juga mengatakan hukum humanitarian internasional melarang penggunaan senjata yang tidak pandang bulu. Salah satunya adalah menggunakan bom vakum tersebut.

    Menurut lembaga tersebut, meluncurkan serangan tersebut bisa membunuh atau melukai warga sipil dan menyebutnya sebagai kejahatan perang.

    Duta besar Ukraina untuk Amerika Serikat (AS), Oksana Markarova juga mengatakan Rusia menggunakan senjata termobarik saat menginvasi negara.

    “Mereka menggunakan bom vakum hari ini,” ungkapnya usai pertemuan dengan anggota kongres AS, dikutip dari Reuters. “…Kehancuran yang coba ditimbulkan oleh Rusia di Ukraina sangat besar”.

    Reuters melaporkan belum ada konfirmasi resmi senjata termobarik digunakan dalam konflik di Ukraina. Sementara itu menurut CNN Internasional melaporkan salah satu timnya melihat peluncur roket ganda termobarik Rusia dekat perbatasan Ukraina pada Sabtu sore.

    Sementara itu menurut Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki, telah melihat laporan tersebut namun tidak punya konfirmasi telah digunakan oleh Rusia. Reuters juga menuliskan Kedutaan Rusia di Washington tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.