Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Awas Perang Siber Global Gegara Rusia vs Ukraina
    Insight News

    Awas Perang Siber Global Gegara Rusia vs Ukraina

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Februari 2022Updated:28 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Serangan Rusia ke Ukraina telah memasuki hari ke-5. Meski ada kemungkinan kedua belah pihak bernegosiasi, situasi masih genting.

    Rusia dilaporkan Minggu (27/2/2022) menyiagakan pertahanan nuklirnya. Sementara Ukraina, terus mendapat pasokan senjata baru dari NATO.

    Bukan hanya perang terbuka, konflik kedua negara juga terjadi di ranah digital oleh Rusia. Ukraina pun akhirnya membentuk tentara siber atau IT army.

    “Kami sedang menciptakan pasukan IT,” tulis Wakil Perdana Menteri Mykhailo Fedorov dalam tweet, dikutip Reuters, Senin (28/2/2022).

    “Akan ada tugas untuk semua orang. Kami terus berjuang di front cyber. Tugas pertama ada di saluran untuk spesialis cyber,” sambungnya.

    Tweet tersebut ditautkan ke saluran di aplikasi perpesanan Telegram yang menerbitkan daftar situs web Rusia terkemuka. Dari aplikasi itu, tentara siber ini akan menyerang 31 situs bisnis besar milik Rusia yang akan melumpuhkan perekonomian mereka.

    Beberapa perusahaan dibidik yakni raksasa energi Rusia Gazprom, produsen minyak terbesar kedua Rusia Lukoil, dan tiga bank. Selain itu, beberapa situs web pemerintah juga jadi target.

    Situs resmi Kremlin, Kremlin.ru, dan kantor Presiden Rusia Vladimir Putin, diketahui down pada hari Sabtu (26/2/2021) dalam serangan DDoS terdistribusi.

    Sebelumnya, perangkat lunak penghapus data berbahaya ditemukan beredar di Ukraina minggu lalu. Ini menyerang ratusan komputer serta situs, menurut para peneliti di perusahaan keamanan siber ESET.

    Kecurigaan jatuh pada Rusia, yang berulang kali dituduh melakukan peretasan terhadap Ukraina dan negara-negara lain. Para korban termasuk lembaga pemerintah dan lembaga keuangan.

    Inggris dan Amerika Serikat (AS) mengatakan peretas militer Rusia berada di balik serentetan serangan DDoS pekan lalu. Hal itu sempat membuat situs perbankan dan pemerintah Ukraina offline sebelum invasi Rusia.

    [Dexpert.co.id]

    (sef/sef)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.