Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Paus Tunjukkan Tanda Kiamat Makin Dekat di Bumi
    Insight News

    Paus Tunjukkan Tanda Kiamat Makin Dekat di Bumi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Oktober 2024Updated:28 Oktober 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Tanda perubahan iklim akibat “kiamat” pemanasan global sudah ada di mana-mana. Perilaku hewan yang berubah drastis salah satu sinyal kondisi Bumi tidak baik-baik saja.

    Salah satu tanda tersebut yakni munculnya paus pembunuh (orca) di lepas pantai Afrika Selatan.

    Mamalia raksasa tersebut diketahui gencar memburu dan membantai ikan hiu putih raksasa. Para peneliti menilai perilaku aneh orca adalah bukti dari adanya gangguan pada ekosistem laut, salah satunya akibat permasalahan “kiamat” perubahan iklim.

    “Meskipun kami tidak memiliki bukti kuat mengenai penyebab spesifiknya, kedatangan pasangan paus pembunuh dapat dikaitkan dengan perubahan ekosistem yang lebih luas,” kata Alison Towner, penulis utama studi tersebut dan peneliti di Universitas Rhodes.

    Ia menjelaskan bahwa aktivitas manusia, seperti perubahan iklim dan industri penangkapan ikan membuat ekosistem laut terganggu.

    Dalam sebuah makalah yang diterbitkan di African Journal of Marine Science, memerinci peristiwa pembantaian hiu putih oleh orca yang terjadi pada Juni 2023 di lepas pantai Afrika Selatan.

    Tim peneliti menyaksikan seekor paus pembunuh jantan yang dinamakan sebagai Starboard mendekati hiu putih. Kemudian, paus tersebut mencengkeram sirip dada kiri dan mendorong hiu tersebut beberapa kali sebelum akhirnya mengoyak isi perutnya.

    “Hebatnya, waktu yang dibutuhkan orca untuk menangkap hiu di bagian siripnya hingga mengeluarkan isi perutnya hanya kurang dari 2 menit,” kata dia.

    Tak lama setelah serangan, para peneliti di kapal lain mengambil foto Starboard yang menunjukkan sepotong hati berwarna peach di mulutnya.

    Peristiwa tersebut mungkin terjadi karena ukuran mangsanya yang lebih kecil, yaitu seekor hiu putih besar yang masih remaja. Hiu putih besar dewasa memiliki panjang maksimum 6,5 meter dan massa 2,5 ton.

    Kecepatan serangan mencerminkan keterampilan dan efisiensi Starboard sebagai predator, yang mungkin merupakan respons terhadap stres karena menghabiskan waktu berburu di dekat garis pantai di daerah yang banyak dihuni manusia.

    “Kami tidak dapat berspekulasi bahwa paus pembunuh ini telah menjadi lebih canggih, namun rentang waktu yang cepat saat ia membunuh hiu tersebut menunjukkan keterampilan dan kemahiran yang luar biasa,” ujarnya.

    Starboard sebelumnya juga telah terlihat berburu hiu putih. Namun biasanya, Starboard berburu secara berpasangan dengan Port. Studi tersebut mengatakan saat pembantaian, Port terlihat namun dari jarak yang agak jauh, dan Starboard itu melancarkan sendiri aksinya berburu hiu putih.

    Para peneliti mengatakan masih banyak yang belum diketahui mengenai implikasi ekosistem apa yang lebih besar dari perburuan hiu putih oleh paus pembunuh.

    Perilaku yang ditunjukan oleh Starboard bertentangan dengan perilaku berburu orca yang biasanya selalu berkelompok. Serangan terhadap hiu putih besar yang sebelumnya diamati melibatkan antara dua hingga enam paus orca dan memakan waktu hingga dua jam.

    “Ini adalah wawasan inovatif mengenai perilaku predator spesies ini,” kata Towner.

    “Kehadiran paus pembunuh pemburu hiu ini mungkin terkait dengan dinamika ekosistem yang lebih luas. Perkembangan pesat dalam fenomena ini menyulitkan ilmu pengetahuan untuk mengimbanginya,” imbuhnya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Dongkrak Penetrasi Internet, Pengusaha Butuh Insentif Ini





    Next Article



    15.000 Ilmuwan Kompak Teriak Kiamat Sudah Dekat



    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.