Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Tak Butuh Amerika, TikTok dan Huawei Buat Teknologi AI Sendiri
    Insight News

    China Tak Butuh Amerika, TikTok dan Huawei Buat Teknologi AI Sendiri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 September 2024Updated:30 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Induk TikTok, ByteDance, mengembangkan model kecerdasan buatan (AI) menggunakan chip buatan Huawei Technologies. Kerja sama antara kedua raksasa ini berpotensi menghapus ketergantungan China ke teknologi Amerika Serikat.

    Reuters menyatakan ByteDance sudah melakukan diversifikasi sumber pasokan chip AI dan berusaha mengembangkan chip sendiri sejak 2022. Pengembangan ini dipicu oleh kebijakan Amerika Serikat membatasi ekspor teknologi AI, termasuk chip buatan Nvidia, ke China.

    AI dalam beberapa tahun terakhir menjadi sasaran utama pengembangan teknologi perusahaan raksasa di dunia. Teknologi AI digunakan untuk berbagai jenis layanan, mulai dari gaming hingga ecommerce. Kunci dari teknologi AI adalah model AI, yaitu program yang digunakan untuk mengenali pola yang kompleks yang kemudian digunakan untuk mengambil keputusan.

    Program AI harus terlebih dulu “dilatih” sebelum diaplikasikan. AI yang sudah terlatih nantinya bisa menjalankan berbagai macam fungsi tanpa intervensi pemerintah, mulai dari mengolah dan menyimpulkan data hingga “menciptakan” konten baru sesuai perintah.

    ByteDance selama ini sudah menggunakan chip AI buatan Huawei yang diberi nama Ascend 910B untuk membuat prediksi menggunakan model AI yang sudah dilatih sebelumnya.

    Kini, sumber Reuters menyatakan, China tersebut berencana menggunakan Ascend 910B untuk melatih large-language model, yaitu model AI yang bisa memahami teks dan menciptakan teks sendiri. Raksasa China tersebut juga dilaporkan tengah membuat model AI baru.

    Pelatihan model AI membutuhkan data dalam jumlah yang sangat banyak sehingga membutuhkan infrastruktur komputasi yang bisa mengolah banyak data dalam waktu yang sama. Chip GPU buatan Nvidia, yang sebelumnya ditujukan untuk memproses grafik, bisa memenuhi permintaan tersebut.

    Sumber Reuters menyatakan kemampuan dan kompleksitas model AI baru ByteDance ada di bawah model AI yang saat ini digunakan ByteDance, yaitu Doubao.

    Juru bicara TikTok di Washington DC, Michael Hughes, mengatakan kepada Reuters bahwa “tidak ada model [AI] baru yang sedang dikembangkan” oleh ByteDance.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Tren Tiktoker “Ngamen” Live Streaming, Fenomena Baru di BKT




    Next Article



    Polisi Pakai AI Gambar Tampang Buronan, Hasilnya Bikin Kaget



    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.