Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Obrolan Online Kantor Bocor, Aplikasi Chat Ini Mulai Ditinggal
    Insight News

    Obrolan Online Kantor Bocor, Aplikasi Chat Ini Mulai Ditinggal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 September 2024Updated:27 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Walt Disney menghentikan penggunaan Slack di internal perusahaan. Penyebabnya karena platform terkait produktivitas itu rawan kebocoran data.

    Menurut sebuah laporan, Disney akan beralih dari layanan tersebut. CFO Hugh Johnston mengungkapkan perusahaan berencana menghentikan penggunaan Slack pada akhir tahun ini, dikutip dari Reuters, Senin (23/9/2024).

    Namun peralihan juga sudah mulai dilakukan. Sejumlah tim disebut telah mula beralih ke alat kolaborasi lain.

    Disney dan Slack tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar.

    Keputusan itu dilakukan setelah Slack diretas beberapa waktu lalu. Kelompok peretas Nullbulge berhasil membawa lebih dari satu terabyte data perusahaan.

    Dari banyaknya data itu, termasuk diantaranya berasal dari Disney. Mencakup 44 juta pesan dari alat komunikasi Slack yang dimiliki perusahaan hiburan tersebut.

    Semua data yang berhasil didapatkan dipublikasikan di Breach Forums. Namun kemudian postingan di forum itu dihapus.

    Mengutip Wired, kelompok peretas mengklaim berhasil menembus akses dari orang dalam Disney. Namun belum bisa dipastikan klaim dari para pelaku.

    Menyusul kejadian itu, pada Agustus lalu, perusahaan juga tengah melakukan penyelidikan soal kejadian itu.

    Sementara itu, NullBulge mengatakan mereka merupakan kelompok yang melindungi hak seniman. Mereka memastikan para seniman mendapatkan kompensasi yang adil bagi karyanya.

    Kejahatan yang dilakukan NullBulge berdasarkan salah satu dari tiga ‘dosa’. Salah satu dosanya adalah mereka tidak bisa mempromosikan mata uang, produk atau layanan terkait kripto.

    Kedua, kelompok itu juga percaya karya seni dari AI akan merugikan industri kreatif dan perlu dicegah. Dosa terakhir adalah pencurian dari platform pendukung seniman, Patreon, atau secara umum.

    Sebagai informasi Slack digunakan untuk alat komunikasi oleh raksasa dunia. Termasuk Disney, Paramount, IBM, Capital One, hingga Uber.

    Peneliti keamanan juga telah memperingatkan soal kerentanan Slack. Jika diserang, platform itu sangat berharga bagi para peretas.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Uji “Kualitas” & Kekuatan Data Center RI Tarik Investasi Asing





    Next Article



    Fakta Terbaru Telegram Bikin Waswas, Hati-hati Chat Bocor



    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.