Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sekali Seumur Hidup, Komet A3 Muncul di Langit Setelah 80.000 Tahun
    Insight News

    Sekali Seumur Hidup, Komet A3 Muncul di Langit Setelah 80.000 Tahun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 September 2024Updated:25 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pekan ini, ada fenomena langka yang tampak di langit dan bisa dilihat dengan mata telanjang. Para ahli astronomi meyakini komet C/2023 A3 atau Tsuchinshan-ATLAS akan muncul selama 4 hari berturut-turut di langit sebelum Matahari terbit.

    Fenomena ini juga bisa dilihat dengan mata telanjang pada langit malam di pertengahan Oktober mendatang, dikutip dari Live Science, Rabu (25/9/2024).

    Komet A3 dikatakan akan mencapai puncak kecerahan pada Jumat (27/9) mendatang ketika jaraknya sangat dekat dengan Matahari atau disebut perihelion.

    Disebut fenomena langka, sebab momentum ini hanya terjadi 80.000 tahun sekali. Para pengamat langit di Belahan Bumi Utara (Northern Hemisphere) bisa melihat langsung komet tersebut beberapa derajat di atas horison East-Southeast (ESE), sekitar 30 menit sebelum Matahari terbit antara 27 September dan 2 Oktober.

    Momen terbaik untuk mengamatinya adalah 29-30 September, ketika komet A3 ditemani dengan Bulan sabit tua, yakni fase terakhir Bulan yang hanya sebagian kecil bentuknya terlihat dari Bumi.

    Meski komet A3 bisa diamati dengan mata telanjang, namun komet sulit diprediksi. Jadi, sebaiknya mengamatinya dengan teleskop kecil atau binokuler untuk pengamatan bintang.

    Pada 30 September, komet A3 akan menghilang, tetapi masih bisa dilihat pada masyarakat yang tinggal dekat dengan garis khatulistiwa hingga 2 Oktober mendatang.

    Setelah tanggal tersebut, komet A3 akan hilang dalam silau Matahari, dan ditakdirkan untuk muncul kembali di langit malam Belahan Bumi Utara sekitar 12 Oktober, saat benda itu berada pada titik terdekatnya dengan Bumi. Kemudian akan diposisikan dekat dengan ufuk barat.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Teknologi Diagnosis Penyakit Bikin Pasien RI Tak Perlu ke LN


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.