Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TikTok Music Tutup di Indonesia, Ini Jadwalnya
    Insight News

    TikTok Music Tutup di Indonesia, Ini Jadwalnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 September 2024Updated:25 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Tiktok Music akan menutup layanannya pada 28 November 2024 mendatang. Layanan ini tersedia di Indonesia dan empat negara lain yakni Brasil, Australia, Singapura, dan Meksiko.

    “Dengan berat hati kami sampaikan Tiktok Music akan ditutup pada 28 November 2024,” tulis Tiktok Music dalam pemberitahuan di websitenya, Rabu (25/9/2024).

    Setelah tanggal 28 November, perpanjangan layanan akan dibatalkan otomatis. Pengguna juga bisa mentransfer playlist atau daftar putar ke layanan streaming lain paling lambat 28 Oktober 2024 dan refund bisa diajukan paling lambat 28 November 2024.

    Kepala global pengembangan bisnis musik TikTok, Ole Obermann menjelaskan penutupan TikTok Music bertujuan untuk lebih fokus memajukan TikTok. Salah satunya meningkatkan nilai layanan streaming musik untuk setiap pihak.

    “Fitur Add to Music App kami memungkinkan ratusan juta lagu disimpan ke daftar putar di layanan streaming musik mitra. Kami akan menutup TikTok Music pada akhir November untuk fokus pada tujuan kami, memajukan peranan TikTok untuk mendorong peningkatan kualitas dan nilai layanan streaming musik, demi kepentingan artis, penulis lagu dan industri,” jelas Oberman.

    TikTok akan terus bermitra dengan layanan streaming musik lain. Fitur Add to Music baru saja mengembangkan kemampuan menambahkan trek langsung ke playlist pada sejumlah platform yakni Apple Music, Amazon Music atau Spotify.

    TikTok Music sebelumnya bernama Resso, yang juga anak usaha dari Bytedance. Dirilis pada 2019, awalnya tersedia di Indonesia dan India lalu diperluas ke Brasil.

    Baru pada tahun lalu, namanya diubah menjadi Tiktok Music untuk Indonesia dan Brasil. Perluasan kembali dilakukan ke beberapa negara lain Singapura, Australia dan Meksiko.

    Namun, layanan tersebut telah diblokir lebih dulu di India. Akhirnya November mendatang akan ditutup selamanya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Menilik Kesiapan Industri Kesehatan RI Adopsi Teknologi Digital





    Next Article



    China Pilih Tutup TikTok Daripada Dibully Joe Biden Cs



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.