Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Qualcomm Mau Caplok Raksasa Chip Dunia Intel
    Insight News

    Qualcomm Mau Caplok Raksasa Chip Dunia Intel

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 September 2024Updated:21 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Qualcomm dikabarkan sedang melakukan pendekatan akuisisi terhadap raksasa chip Intel. Menurut sumber Wall Street Journal, dikutip Sabtu (21/9/2024), jika kesepakatan terjadi ini akan menjadi yang terbesar dan paling penting di industri teknologi global dalam beberapa tahun terakhir.

    Mengingat nilai pasar Intel yang mencapai US$90 miliar, ini akan menjadi transaksi M&A teknologi terbesar sepanjang masa, melampaui akuisisi Activision Blizzard senilai US$69 miliar oleh Microsoft.

    Intel belakangan sedang dirundung masalah finansial. Perusahaan melihat sahamnya turun sekitar 60% sepanjang tahun ini.

    Selama bertahun-tahun, Intel merupakan perusahaan semikonduktor terbesar di dunia berdasarkan nilai pasar, tapi sekarang tertinggal dari para pesaingnya termasuk Qualcomm, Broadcom, Texas Instruments, dan AMD.

    Pada Agustus, setelah laporan kuartal yang suram, Intel berencana untuk memberhentikan ribuan karyawan dan menghentikan pembayaran dividen sebagai bagian dari upaya penghematan biaya.

    Sementara Qualcomm merupakan pemasok utama chip untuk banyak merek smartphone, termasuk iPhone dari Apple.

    Aksi korporasi tersebut akan melengkapi bisnis chip telepon seluler Qualcomm dengan chip dari Intel yang banyak digunakan di perangkat PC dan server.

    Baik Qualcomm dan Intel tengah berupaya untuk mendapatkan keuntungan dari ledakan kecerdasan buatan (AI) dengan munculnya fitur AI di telepon dan komputer, meskipun keduanya telah dibayangi oleh raksasa chip AI Nvidia.

    Intel maupun Qualcomm telah menjadi primadona di AS karena pembuatan chip semakin dipolitisasi.

    Intel siap mendapatkan hibah potensial hingga US$8,5 miliar untuk pabrik-pabrik di AS saat Kepala Eksekutif Pat Gelsinger mencoba membangun bisnis pembuatan chip berdasarkan kontrak untuk pihak luar.

    Sementara Qualcomm, telah bekerja sama dengan Intel untuk berpotensi membuat chip di pabrik-pabrik Intel. Namun, Qualcomm menghentikan upaya tersebut di tengah kesalahan teknis, menurut laporan Journal tahun lalu.

    (fsd/fsd)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Ada AI, Layanan Rumah Sakit RI Siap Saingi Negeri Jiran





    Next Article



    Kisah Anggota DPR Ngamuk di AS Lihat Laptop Baru Huawei



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.