Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BUMN Sampai Startup RI Bisa Pakai AI Tanpa Beli Chip GPU, Ini Caranya
    Insight News

    BUMN Sampai Startup RI Bisa Pakai AI Tanpa Beli Chip GPU, Ini Caranya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 September 2024Updated:16 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Tren teknologi kecerdasan buatan (AI) membuat harga chip GPU meroket. Untungnya, perusahaan di Indonesia yang mengadopsi AI kini bisa memanfaatkan infrastruktur AI yang tersedia di dalam negeri tanpa harus membeli chip sendiri.

    Chief Cloud Officer Lintasarta Gidion Suranta Barus mengatakan bahwa layanan daya komputasi AI lewat cloud menawarkan sistem yang lebih efisien dan fleksibel.

    Layanan cloud memberikan perusahaan dengan skala medium hingga kecil seperti startup akses ke daya komputasi tanpa harus membeli server sendiri.

    “Yang pasti tadi bahwa fleksibel, saya bisa pakai kapan saja, berhenti kapan saja, yang lain lagi, tersedia dengan cepat, kompleksitas turun,” katanya.

    Gidion menyatakan kemudahan serupa diberikan lewat infrastruktur GPU yang ditawarkan lewat cloud. Layanan ini disebut sebagai GPU-as-a-service.

    “Namanya kami sebut GPU Merdeka karena diluncurkan di bulan Agustus, kemerdekaan negara kita. Kita bawa GPU high-performance paling tinggi, dibawa ke Indonesia,” katanya.

    BDx Indonesia adalah perusahaan patungan antara BDx Data Centers (BDx), PT Indosat Tbk., dan anak usaha Indosat, PT Aplikanusa Lintasarta. Setelah pembentukan perusahaan patungan tersebut, Indosat menjual seluruh infrastruktur data center miliknya ke BDx Indonesia.

    Indosat sendiri kini telah menjalin kerja sama eksklusif dengan Nvidia untuk menyediakan daya komputasi AI berbasis chip GPU buatan Nvidia.

    “Kami tidak menjual barang, tidak satu boks, tapi bisa seperti cloud. Memori per jam, pelanggan bisa pakai per jam atau korporasi monthly, startup per 5 jam atau per 1 minggu. Itu yang dilakukan sekarang,” katanya.

    Gidion menyatakan kerja sama dengan Nvidia diharapkan bisa memberikan dukungan tambahan bagi perekonomian Indonesia untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas pada 2045.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Bos Data Center Ungkap Prospek & Tantangan Bisnis Pusat Data RI




    Next Article



    Lintasarta Rilis GPU Merdeka, Server AI Pertama dan Tercepat di RI



    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.