Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Indonesia Krisis Talenta Digital, Setahun Kurang 500.000 Orang
    Insight News

    Indonesia Krisis Talenta Digital, Setahun Kurang 500.000 Orang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 September 2024Updated:12 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat, Indonesia kekurangan 500 ribu talenta digital per tahun.

    Berdasarkan data yang diolah Kominfo dalam laporan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2024, kebutuhan talenta digital nasional tahun 2030 mencapai 12 juta orang.

    Sementara perguruan tinggi di Indonesia mampu menyediakan sampai 9 juta talenta digital. Dan masih ada kekurangan sekitar 3 juta talenta digital pada tahun 2030.

    Dengan demikian, per tahun Indonesia harus melatih sebanyak 500.000 talenta digital untuk memenuhi gap.

    Untuk mengatasinya, Kominfo dengan Indosat Ooredoo Hutchison serta Mastercard Indonesia, berkolaborasi dalam pengembangan talenta digital Indonesia.

    Kerjasama ini menghasilkan akademi daring untuk mempersiapkan satu juta masyarakat Indonesia di bidang keamanan siber.

    “Kerjasama dalam program penguatan kapabilitas keamanan siber hadir sebagai upaya untuk mencetak 1 juta talenta digital yang mempunyai dalam 5 tahun ke depan,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie saat peluncuran program Penguatan Kapabilitas Keamanan Siber bagi Satu Juta Talenta Digital di Jakarta, Kamis (12/9/2024).




    Foto: Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie saat peluncuran program Penguatan Kapabilitas Keamanan Siber bagi Satu Juta Talenta Digital di Jakarta, Kamis (12/9/2024). (CNBC Indonesia/Intan)
    Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie saat peluncuran program Penguatan Kapabilitas Keamanan Siber bagi Satu Juta Talenta Digital di Jakarta, Kamis (12/9/2024). (CNBC Indonesia/Intan)

    Dengan memanfaatkan platform Digital Talent Scholarship (DTS) milik Kominfo, akademi daring ini akan berfokus pada pengembangan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis dalam keamanan siber bagi individu dan usaha kecil.

    Inisiatif ini juga akan mendorong dan mengasah kemampuan keamanan siber Indonesia baik bagi para profesional yang sudah ada maupun talenta baru.

    “Program beasiswa digital Kominfo akan membantu kita mencapai misi untuk melatih dan memberdayakan talenta Indonesia, dan keamanan siber merupakan topik yang sangat penting,” ujar Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison dalam kesempatan yang sama.

    Adapun sebaran 1 juta talenta digital ini akan diusahakan untuk seluruh Indonesia, dengan mengikuti tren jumlah penduduk.

    “Kami punya UPT di 10 provinsi, kita sudah bagi wilayah-wilayah itu, kita usahakan tersebar,” ujar Kepala BPSDM Kemenkominfo Hary Budiarto.

    Spesifikasi khusus bagi calon peserta, kata Hary, pertama harus mempunyai mindset digital. Kemudian harus tahu tentang literasi digital, termasuk cyber security, digital safety, literasi digital.

    Ketiga, harus menguasai digital basic skill, baru nanti dihitung apakah masuk di tingkat intermediate, advanced, atau punya digital specialist.

    “(Pelatihan mulai) 1 Oktober kita buka sampai seterusnya,” jelas Hary.

    “Kami ada persyaratan, dia harus punya KTP Indonesia. Kemudian dia harus menyebutkan dia itu dari segmen mana. Apakah dia ASN, dia harus melampirkan surat kalau dia memang ASN. Kalau dia mahasiswa, harus menyebutkan dia itu mahasiswa. Kalau dia memang segmennya masyarakat, dia sebutkan KTP.” pungkasnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Menkominfo: Bisnis Data Center Beri RI Peluang Cuan USD 3,37 M





    Next Article



    Indosat Genjot AI Gandeng Nvidia, Ungkap Bisa Hemat Rp 159 M



    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.