Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ilmuwan Ungkap Gerbang Neraka Terbuka Lebar, Tanda Kiamat Makin Dekat
    Insight News

    Ilmuwan Ungkap Gerbang Neraka Terbuka Lebar, Tanda Kiamat Makin Dekat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 September 2024Updated:10 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah kawah yang dikenal sebagai Pintu Gerbang Neraka (Gateway to Hell) telah terbuka lebar. Sebuah penelitian menemukan fenomena ini terkait dampak perubahan iklim pada lapisan es bawah tanah di kutub.

    Lubang tersebut berada di kawah besar Batagaika di Pegunungan Chersky, Siberia. Kabarnya pintu neraka sudah menganga hingga mencapai 35 juta kaki kubik setiap tahunnya.

    Untuk sekarang, panjang Batagaik mencapai 1 km dengan lebar 800 meter untuk titik terluasnya. Perluasan gerbang tersebut juga tercatat semakin cepat dari tahun ke tahun.

    Ekspansi tersebut kabarnya lebih cepat karena adanya pemanasan suhu udara. Selama es masih mencair, maka perluasan pintu neraka akan kian parah.

    Sebagai informasi, kawah Batagaik sesungguhnya bukanlah kawah. Namun merupakan depresi termokarst, yakni lubang pembuangan atau mega slump yang terbentuk oleh keruntuhan dan retakan tanah akibat lapisan es yang menghilang.

    Batagaik ditemukan tahun 1991. Saat itu pembukaan bawah tanah telah terbelah lebih jauh dan membawa sebagian besar lereng bukit.

    Ditemukan saat lapisan permafrost terdegradasi atau mencair, konsistensinya berubah. Dari yang sebelumnya beton menjadi massa berlumpur, membuatnya tidak bisa mendukung vegetasi di permukaan.

    Permafrost sendiri adalah tanah dengan suhu 0 derajat atau lebih dingin selama lebih dari dua tahun. Seperempat permukaan tanah di Belahan Bumi Utara merupakan tanah beku sekeras batu dengan kedalaman bervariasi antara beberapa kaki hingga hampir satu mil.

    Kawah tersebut memiliki tepian curam seperti tebing yang memperlihatkan lapisan es. Lapisan tersebut diperkirakan sudah membeku selama 650 ribu tahun lalu.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Mau Jadi Hub Hyperscale Data Center Asia, RI Terkendala Ini!





    Next Article



    Matahari Terbit dari Barat Jadi Tanda Kiamat, NASA Ungkap Fakta Ini



    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.