Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»India Blokir Free Fire, Induk Shopee ‘Rugi’ Rp 289 Triliun
    Insight News

    India Blokir Free Fire, Induk Shopee ‘Rugi’ Rp 289 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Februari 2022Updated:15 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Induk Shopee dan Garena, Sea Ltd kehilangan kapitalisasi pasar senilai US$16 miliar atau setara Rp 288,8 triliun (asumsi Rp 14.300/US$) karena kebijakan India yang memblokir game online Garena Free Fire.

    Dampak kebijakan ini membuat harga saham Sea Ltd yang dicatatkan di bursa saham anjlok 18% dalam sehari sehingga membuat kapitalisasi pasar perusahaan teknologi paling berharga di Asia Tenggara ini pun terpengaruh.

    Aksi jual saham Sea Ltd terjadi karena investor khawatir kebijakan ini juga berpotensi diikuti dengan pemblokiran e-commerce Shopee di India. Per Desember lalu, Shopee India memiliki 300 karyawan dan 20.000 mitra penjual lokal, Bloomberg News melaporkan Senin (14/2/2022).

    Informasi saja, pekan lalu India telah memblokir 54 aplikasi yang terafiliasi dengan China. Ini bagian dari tindakan keras India atas ketegangan kedua negara di wilayah perbatasan Himalaya yang terjadi pada 2020.

    Sea Ltd merupakan perusahaan teknologi asal Singapura. Pendirinya adalah Forest Li yang lahir di China dan kini telah menjadi warga negara Singapura. Salah satu pemegang saham besar Sea adalah raksasa teknologi China, Tencent.

    Dalam rapat umum tahunan Sea, Forest Li berusaha untuk meredakan kekhawatiran investor dengan mengatakan perusahaan telah mengendalikan situasi ini.

    “Sea adalah perusahaan Singapura dan kami bertujuan untuk bermitra dalam misi ekonomi digital,” ungkap Forest Li.

    “Kami berkomitmen untuk melindungi privasi dan keamanan pengguna kami di India dan secara global, kami mematuhi undang-undang dan peraturan India, dan kami tidak mentransfer atau menyimpan data apa pun dari pengguna India di China,” ungkap Sea dalam keterangan resminya.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)



    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.