Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Dibantai Habis, Ini Peringatan Buat Apple dkk
    Insight News

    Google Dibantai Habis, Ini Peringatan Buat Apple dkk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Agustus 2024Updated:7 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pengadilan Amerika Serikat (AS) memutuskan Google secara ilegal memonopoli pencarian di internet. Selain itu, Google juga dituduh menyembunyikan bukti-bukti penting pada kasus anti-monopoli.

    Hal ini menjadi peringatan bagi para raksasa teknologi lain seperti Apple, Meta, dan Amazon, soal pengamanan data dalam proses peradilan.

    Hakim Pengadilan Distrik AS Amit Mehta di Washington DC mengecam Google karena diduga gagal menjaga obrolan internal dan menyalahgunakan perlindungan komunikasi hukum.

    Namun, ia menolak memberikan sanksi resmi kepada perusahaan tersebut, dikutip dari Reuters, Rabu (7/8/2024).

    Departemen Kehakiman AS telah meminta Mehta untuk menghukum Google atas tuduhan yang disebut “penghancuran sistematis” pesan karyawan dan “penyalahgunaan mencolok” hak istimewa pengacara-klien yang melindungi komunikasi dengan pengacara.

    Mehta mengatakan tidak perlu mengambil langkah hukum soal tindakan Google ‘mengamankan’ bukti. Sebab, Google tetap saja terbukti melanggar aturan anti-monopoli.

    “Namun, pengadilan terkejut dengan upaya Google untuk menghindari rekam jejak kertas bagi regulator dan pihak yang berperkara,” tulis Mehta.

    Google “melatih karyawannya, dengan cukup efektif, untuk tidak menciptakan bukti yang ‘buruk’,” ia menambahkan.

    Google sudah lama melakukan praktik menghapus pesan chat karyawan secara otomatis setelah 24 jam kecuali orang tersebut mengklik tombol “riwayat aktif” untuk menyimpannya.

    Mereka mengubah kebijakan tahun lalu untuk menjaga obrolan dengan lebih baik.

    Mehta juga mengkritik Google mengenai inisiatif “berkomunikasi dengan hati-hati”, yang melibatkan karyawan Google menambahkan pengacara ke dalam pesan dan menandai mereka sebagai “pengacara/klien yang memiliki hak istimewa.”

    Mehta mengatakan keputusannya untuk tidak memberikan sanksi kepada Google bukanlah sebuah pembebasan tuduhan.

    “Perusahaan mana pun yang memberikan tanggung jawab pada karyawannya untuk mengidentifikasi dan menyimpan bukti yang relevan, menanggung risikonya sendiri,” tulis Mehta.

    “Google menghindari sanksi dalam kasus ini. Mungkin tidak seberuntung itu di pertandingan berikutnya,” ia memungkasi.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Nvidia Salip Apple & Microsoft Jadi Perusahaan Terbesar Dunia





    Next Article



    Apple Balas Dendam, Aplikasi Fortnite Diblokir di iPhone



    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.