Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pantas ChatGPT Bikin Bangkrut, Bakar Duit Segini Besar
    Insight News

    Pantas ChatGPT Bikin Bangkrut, Bakar Duit Segini Besar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Agustus 2024Updated:5 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – OpenAI diramal bakal merugi. Padahal perusahaan itu yang membuat ChatGPT begitu populer dan membangkitkan teknologi Artificial Intelligence (AI) di dunia.

    Kerugian itu karena beban biaya operasional yang terlalu tinggi. Dalam sebuah laporan diperkirakan kerugian bisa mencapai US$5 miliar (Rp 81 triliun) per tahun ini.

    Laporan Deadline yang mengutip analisis The Information mencoba memperlihatkan seberapa besar pengeluaran OpenAI. Salah satunya biaya operasional dan melatih AI milik perusahaan mencapai US$7 miliar (Rp 114 triliun), dikutip Kamis (1/8/2024).

    Pengeluaran OpenAI lainnya adalah terkait menyewa kapasitas server dari Microsoft untuk maintain ChatGPT. Biayanya sekitar US$4 miliar (Rp 64 triliun).

    Biaya lainnya adalah terkait melatih model AI dengan data baru senilai US$3 miliar (Rp 48 triliun). OpenAI juga masih harus mengeluarkan biaya gaji 1.500 karyawannya yang mencapai US$1,5 miliar (Rp 24 triliun).

    OpenAI perlu melakukan langkah terbaik untuk keluar dari potensi kerugian besar. Jika tidak memikirkannya, maka OpenAI bisa menghadapi kebangkrutan di masa depan.

    Pakar AI dan profesor di NYU, Gary Marcus juga menekankan investor perlu mengetahui apa yang jadi daya tarik OpenAI sekarang. Ini perlu dilakukan mengingat banyak perusahaan lain yang juga menawarkan hal serupa di luar sana.

    “Investor harus bertanya: Apa keunggulan OpenAI? Apa teknologi uniknya?” kata pakar AI dan profesor NYU, Gary Marcus, di akun X personalnya.

    “Bagaimana strategi meraup untung dari OpenAI? Meta menyediakan layanan yang sama secara gratis. Mereka punya aplikasi ‘pembunuh’ persaingan? Teknologi mereka bisa diandalkan? Apa yang nyata dan hanya demo?” Marcus menambahkan.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Adopsi Layanan Keuangan Berbasis AI, Bisnis Bisa ‘Naik Kelas’?





    Next Article



    Tetangga RI Mau Beli Saham Pencipta ChatGTP



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.