Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»iPhone Gak Laku, Sekarang Ini Produk Apple yang Laris Manis
    Insight News

    iPhone Gak Laku, Sekarang Ini Produk Apple yang Laris Manis

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Agustus 2024Updated:2 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Penjualan iPhone sedang lesu. Untungnya, Apple masih bisa menyelamatkan laju pertumbuhan pendapatan perusahaan karena iPad justru laris manis.

    Pada Kamis (2/8/2024), Apple mengumumkan laporan keuangan April-Juni 2024. Pendapatan Apple pada periode tersebut naik 5%.

    Apple masih bisa membukukan kenaikan pendapatan walaupun pendapatan perusahaan dari penjualan iPhone merosot. Pada kuartal II/2024, Apple melaporkan pendapatan US$ 39,7 miliar dari penjualan iPhone atau lebih rendah dari pendapatan US$ 39,3 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Pendapatan iPhone terpukul oleh kelesuan penjualan di China. Penjualan iPhone di China merosot dari US$ 15,8 miliar menjadi US$ 14,7 miliar. Berdasarkan data Canalys, penjualan iPhone pada April-Juni 2024 jatuh dari 10,4 juta unit menjadi 9,7 juta unit.

    Pendapatan Apple dari penjualan iPad melonjak dari US$ 5,8 miliar menjadi US$ 7,2 miliar. Pendorongnya adalah peluncuran produk dalam jumlah terbanyak dalam beberapa tahun terkahir.

    Apple on Thursday announced that its third-quarter financials beat Wall Street expectations, as its overall revenue ticked up 5%. iPad, which had languished in recent years, saw the biggest category increase for the quarter, up from $5.8 billion to $7.2 billion year-over-year. Tablet sales, fueled by the line’s largest refresh in years, helped counter slowed iPhone revenue, which dropped from $39.7 billion to $39.3 billion year-on-year.

    Penjualan iPhone masih belum terdongkrak meskipun Apple sudah memberikan diskon gila-gilaan untuk iPhone di China. Penyebabnya adalah persaingan yang makin ketat, terutama melawan HP baru Huawei.

    Huawei mulai kembali memproduksi HP kelas premium setelah bertahun-tahun absen karena pemerintah Amerika Serikat melarang perusahaan teknologi seperti Google dan Qualcomm bertransaksi dengan Huawei. Namun, blokade ekonomi tersebut justru mendorong Huawei mengembangkan chip buatan dalam negeri yang kini disematkan di HP premium mereka.

    Dalam wawancara dengan CNBC International, CEO Apple Tim Cook menyatakan Apple berusaha mengungkit penjualan mengandalkan Apple Intelligence, fitur kecerdasan buatan milik Apple.

    “Apa yang kami lakukan adalah mengerahkan lebih banyak orang, yang tadinya bekerja untuk proyek lain, untuk AI. Dari sisi pandang data center, kami punya pendekatan hybrid. Jadi kami punya [teknologi] sendiri dan kami bermitra dengan pihak lain. Jadi capex tersebut akan ada di laporan keuangan mitra kami, dan kami mencatatnya sebagai pengeluaran,” kata Cook.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Nvidia Salip Apple & Microsoft Jadi Perusahaan Terbesar Dunia




    Next Article



    Apple Balas Dendam, Aplikasi Fortnite Diblokir di iPhone



    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.