Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»iPhone Diskon Gila-gilaan, Ini Dampaknya Buat Apple
    Insight News

    iPhone Diskon Gila-gilaan, Ini Dampaknya Buat Apple

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Agustus 2024Updated:1 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple kemungkinan akan kembali mengalami pertumbuhan pendapatan pada kuartal ketiga fiskalnya. Hal ini diprediksi karena mereka berhasil meningkatkan kembali penjualan di China dengan memberikan diskon gila-gilan untuk iPhone. Tak hanya iPhone, iPad juga mendapat margin tinggi berkat desain yang diperbarui.

    Penjualan iPhone, yang menyumbang hampir setengah dari pendapatan Apple, diperkirakan akan turun 2,2% dalam tiga bulan yang berakhir pada Juni 2024. Angka tersebut merupakan peningkatan besar dari penurunan 10,5% yang terjadi pada kuartal kedua, menurut data LSEG.

    Analis mengatakan bahwa fase penjualan terburuk mungkin sudah berakhir untuk iPhone.

    Mereka memperkirakan siklus peningkatan yang kuat untuk seri iPhone 16 kemungkinan akan terjadi pada September, ketika Apple mengatakan bahwa mereka bersiap untuk memperkenalkan fitur AI di seluruh perangkatnya.

    Di bawah tekanan dari kebangkitan Huawei di China, Apple pada Mei menawarkan diskon hingga 2.300 yuan (Rp 5,1 juta) untuk model iPhone tertentu. Apple juga untuk pertama kalinya melakukan pemangkasan harga iPhone di India yang merupakan pasar HP terbesar kedua di dunia setelah China. Selain itu, harga beberapa model iPhone di Indonesia juga sudah turun sejak beberapa saat lalu.

    Diskon tersebut dapat membantu mempersempit penurunan penjualan iPhone di China menjadi 3,1% pada kuartal April-Juni, dari penurunan 6,6% pada tiga bulan pertama tahun ini, demikian menurut laporan IDC, dikutip dari Reuters, Kamis (1/8/2024).

    “Nasib perusahaan sedang berubah di kawasan ini,” kata analis CFRA Research Angelo Zino.

    Zino menambahkan bahwa rencana AI Apple akan menarik bagi pelanggan di pasar yang sensitif terhadap fitur.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Bersama Dana Indonesia, Kilau Investasi Emas Digital Makin “Seksi”





    Next Article



    Jutaan Pemilik iPhone Gugat Apple, Tuding Harganya Kemahalan



    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.