Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ternyata di Bulan Ada Gua, Peneliti Ungkap Lokasi dan Manfaatnya
    Insight News

    Ternyata di Bulan Ada Gua, Peneliti Ungkap Lokasi dan Manfaatnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Juli 2024Updated:20 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Para ilmuwan telah mengonfirmasi keberadaan sebuah gua yang ada di permukaan bulan. Temuan tersebut menjadi harapan adanya ratusan gua serupa lainnya yang bisa menjadi tempat tinggal astronot di masa depan.

    Sebuah tim yang dipimpin oleh peneliti Italia melaporkan ada bukti adanya gua besar yang dapat diakses dari lubang terdalam di bulan. Gua ini terletak di Sea of Tranquility, 400 km dari lokasi pendaratan Apollo 11.

    Adapun, terdapat lebih dari 200 lubang lainnya yang ditemukan. Ratusan lubang ini diduga terbentuk akibat runtuhnya terowongan lava.

    Para peneliti menganalisis pengukuran radar oleh Lunar Reconnaissance Orbiter NASA, dan membandingkan hasilnya dengan terowongan lava di Bumi. Temuan mereka muncul dalam jurnal Nature Astronomy.

    Mereka menyebutkan data radar hanya mengungkapkan bagian awal dari rongga bawah tanah. Peneliti pun memperkirakan gua tersebut setidaknya memiliki lebar 40 meter dan panjang puluhan meter.

    “Gua di bulan telah menjadi misteri selama lebih dari 50 tahun. Jadi sangat menyenangkan akhirnya bisa membuktikan keberadaannya,” tulis Leonardo Carrer dan Lorenzo Bruzzone dari Universitas Trento dalam sebuah email, dikutip dari apnews.com, Sabtu (20/7/2024).

    Menurut para peneliti, sebagian besar lubang-lubang itu berada di dataran lava purba Bulan. Kemungkinan juga ada beberapa di kutub selatan bulan, atau lokasi pendaratan astronot NASA yang direncanakan akhir dekade ini.

    Kawah yang selalu berada dalam bayangan di sana diyakini mengandung air beku yang dapat menyediakan air minum dan bahan bakar roket.




    Foto: Pada 20 Juli tahun 1969 atau tepat 55 tahun lalu, Neil Armstrong menjadi manusia pertama yang menginjakkan kakinya di Bulan. (AP/Neil Armstrong)
    Pada 20 Juli tahun 1969 atau tepat 55 tahun lalu, Neil Armstrong menjadi manusia pertama yang menginjakkan kakinya di Bulan. (AP/Neil Armstrong)

    Sebagaimana diketahui, sejarah penemuan gua di bulan dimulai sejak peluncuran Apollo NASA yang mengirim 12 astronot mendarat di bulan, dimulai dengan Neil Armstrong dan Buzz Aldrin pada 20 Juli 1969. Temuan ini menunjukkan ada ratusan lubang di bulan dan ribuan terowongan lava.

    Tempat-tempat tersebut dapat berfungsi sebagai tempat perlindungan alami bagi para astronot. Gua ini juga dapat melindungi mereka dari sinar kosmik dan radiasi matahari serta dari hantaman mikrometeorit.

    Saksikan video di bawah ini:

    Gangguan IT Global Kacaukan Layanan Penerbangan, TV & Perbankan Dunia


    (dce)

    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.