Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Orang Suka Bergadang Lebih Cerdas dari yang Rajin Bangun Pagi
    Insight News

    Orang Suka Bergadang Lebih Cerdas dari yang Rajin Bangun Pagi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Juli 2024Updated:19 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah penelitian menemukan keunggulan begadang. Orang yang suka tidur larut ternyata lebih cerdas dari mereka yang tidur lebih awal.

    Penelitian ini dipimpin oleh akademisi Imperial College London. Terdapat 26 orang responden yang melakukan tes kecerdasan, penalaran, waktu reaksi dan memori.

    Durasi dan kualitas tidur juga diperiksa dalam penelitian ini. Selain itu juga terkait kronotipe tidur yakni menentukan jam berapa seseorang merasa waspada dan produktif.

    Hasilnya fungsi kognitif unggul terlihat dari responden yang sering bergadang. Sebaliknya mereka yang bangun pagi memiliki skor terendah, dikutip dari The Guardian, Jumat (19/7/2024).

    Namun durasi tidur juga penting bagi kemampuan kognitif seseorang tercatat orang yang tidur 7-9 jam setiap malam memiliki skor terbaik terkait kognitif.

    Penulis utama dari departemen bedah dan kanker Imperial College London, Raha West juga menyoroti soal durasi tidur. Seseorang harus cukup tidur, bukan yang terlalu banyak tidur.

    “Penting diingat untuk cukup tidur, bukan terlalu banyak tidur, terlalu panjang atau terlalu pendek. Ini penting menjaga kesehatan otak dan fungsi agar tetap baik,” jelas dia.

    Namun beberapa ahli mengatakan perlu berhati-hati menafsirkan hasil temuan. Kepala pendanaan penelitian Alzheimer’s Research Inggris, Jacqui Hanley menjelaskan tidak ada gambaran rinci soal yang terjadi di otak.

    “Kita tidak tahu apakah menjadi orang ‘pagi’ atau ‘malam’ mempengaruhi ingatan dan pemikiran, atau penurunan kognisi menyebabkan perubahan pola tidur,” kata Hanley.

    Saksikan video di bawah ini:

    Starlink Dapat Banyak Kemudahan, Pemerintah Tak Adil ke Provider Lokal


    (dem/dem)

    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.