Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tokopedia-TikTok Kalah Jauh Lawan Penguasa Ecommerce RI
    Insight News

    Tokopedia-TikTok Kalah Jauh Lawan Penguasa Ecommerce RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Juli 2024Updated:19 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Tokopedia masih kalah saing dengan Shopee setelah diambil alih oleh TikTok di Indonesia. Shopee tercatat menjadi ecommerce dengan nilai transaksi terbesar di RI.

    Hal ini diketahui lewat laporan bertajuk “Ecommerce in Southeast Asia 2024” dari penyedia riset asal Singapura, Momentum Works.

    Dari laporan tersebut, total Gross Merchandise Value (GMV) dari 8 platform e-commerce terkemuka di Asia Tenggara mencapai US$ 114,6 miliar pada 2023 atau naik 15% dari US$ 99,5 tahun 2022.

    Indonesia menjadi pasar e-commerce terbesar yang berkontribusi 46,9% terhadap GMV di Asia Tenggara. Nilai transaksinya mencapai US$ 53,8 miliar (Rp 867 triliun).

    Shopee memimpin pasar di Indonesia. Nilai transaksi di Shopee selama 2023 menyumbang 40% dari GMV RI, yang berarti nilainya mencapai US$ 21,52 miliar (Rp 347 triliun).

    Tokopedia ada di posisi kedua dengan pangsa pasar 30%, diikuti oleh Bukalapak sebesar 11% dan TikTok Shop sebesar 9%. Per Februari 2024, Tokopedia telah resmi bergabung dengan TikTok Shop setelah diakuisisi ByteDance dari GoTo.

    Artinya, nilai transaksi Shopee sepanjang 2023 masih lebih tinggi dari gabungan transaksi di TikTok Shop dan Tokopedia.

    Kinerja TikTok Shop sepanjang tahun lalu tentunya terpengaruh dengan penutupan aplikasi pada Oktober 2023. TikTok Shop baru beroperasi kembali pada Desember 2023 setelah mengumumkan kerja sama dengan Tokopedia.

    Dua platform ecommerce paling bawah adalah Lazada milik Alibaba Group dengan penguasaan pasar 7% dan Blibli milik Grup Djarum pada posisi paling buncit dengan penguasaan pasar 4%.

    Sementara dari sisi e-commerce, Shopee memimpin di kawasan Asia Tenggara dengan membukukan GMV sebesar US$ 55,1 miliar pada 2023. Sekaligus mempertahankan 48% pangsa pasarnya.

    Kemudian ada Lazada dan Tokopedia yang masing-masing mencatatkan US$ 18,8 miliar dan US$ 16,3 miliar.

    TikTok Shop mampu meningkatkan GMV tahunannya menjadi US$ 16,3 miliar. Setelah mengambil alih Tokopedia, TikTok Shop menjadi platform e-commerce terbesar kedua di Asia Tenggara.

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Induk Tiktok ByteDance Dikabarkan Mau PHK Karyawan Tokopedia





    Next Article



    TikTok Shop Masih Langgar Hukum, Komitmen Mendag Dipertanyakan



    (dem/dem)

    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.